Bukan dari Ambon, Bika Ambon Justru Jadi Ikon Kuliner Kota Medan

Bukan dari Ambon, Bika Ambon Justru Jadi Ikon Kuliner Kota Medan

Bika Ambon dari medan--Pinterest

RADARTVNEWS.COM — Mendengar nama Bika Ambon, sebagian orang mungkin langsung mengira kue tradisional ini berasal dari Ambon, Maluku. Namun, anggapan tersebut ternyata keliru. Bika Ambon justru dikenal sebagai salah satu kuliner khas Kota Medan, Sumatera Utara, sekaligus oleh-oleh yang banyak diburu wisatawan.

Kue berwarna kuning keemasan ini memiliki ciri khas berupa tekstur lembut, kenyal, dan berongga seperti sarang. Perpaduan rasa manis dan gurih serta aroma khas dari bahan seperti santan, daun jeruk, dan serai membuat Bika Ambon memiliki karakter yang berbeda dari kue tradisional lainnya.

Keunikan Bika Ambon tidak hanya terletak pada rasa dan teksturnya, tetapi juga pada namanya. Hingga kini, terdapat beberapa versi mengenai asal-usul penggunaan kata “Ambon” pada nama kue tersebut.

Salah satu versi yang cukup populer menyebutkan bahwa Bika Ambon dahulu dijual di kawasan simpang Jalan Ambon-Sei Kera, Medan. Nama jalan tersebut kemudian dikaitkan dengan penyebutan Bika Ambon. Versi lain menyebut “Ambon” sebagai singkatan dari “Amplas-Kebon”, sementara cerita lainnya mengaitkan nama tersebut dengan seseorang asal Ambon yang disebut menyukai kue tersebut.

Ada pula versi yang menyebut kata “Ambon” memiliki arti “lembut” dalam bahasa yang digunakan masyarakat Medan. Jika mengikuti versi ini, nama Bika Ambon merujuk pada karakter kue yang memiliki tekstur lembut.

Beragam cerita tersebut menunjukkan bahwa asal-usul nama Bika Ambon masih memiliki sejumlah versi. Karena itu, penyebutan “Ambon” pada nama kue ini tidak serta-merta menunjukkan bahwa Bika Ambon berasal dari Kota Ambon atau memiliki keterkaitan langsung dengan kuliner Maluku.

Sementara dari sejarah kulinernya, Bika Ambon disebut merupakan pengembangan dari kue bika atau bingka yang dikenal dalam tradisi kuliner Melayu. Resep tersebut kemudian mengalami modifikasi, salah satunya melalui penggunaan bahan pengembang dan proses fermentasi yang menghasilkan rongga-rongga khas pada bagian dalam kue.

Dalam perkembangannya, Bika Ambon semakin dikenal sebagai salah satu identitas kuliner Medan. Popularitasnya juga membuat kue ini menjadi salah satu buah tangan yang kerap dibawa pulang wisatawan setelah berkunjung ke Sumatera Utara.

Kini, Bika Ambon tidak hanya dikenal karena rasanya, tetapi juga karena kisah di balik namanya yang kerap menimbulkan rasa penasaran. Meski asal-usul penyebutannya memiliki berbagai versi, kue bertekstur berongga ini telah melekat kuat sebagai salah satu ikon kuliner Kota Medan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: indonesia travel