Sebelum Matcha, Es Kepal Milo Pernah Jadi Primadona Jajanan Kekinian

Sebelum Matcha, Es Kepal Milo Pernah Jadi Primadona Jajanan Kekinian

Es Kepal Milo--Pinterest

RADARTVNEWS.COM — Tren kuliner terus berganti. Saat ini, matcha menjadi salah satu rasa yang mudah ditemui dalam berbagai kreasi makanan dan minuman. Namun, jauh sebelum  matcha memenuhi media sosial, masyarakat Indonesia pernah dibuat ramai oleh jajanan manis bernama Es Kepal Milo.

Es Kepal Milo sempat menjadi salah satu jajanan yang sangat populer pada 2018. Kudapan ini terdiri dari es serut yang dibentuk menyerupai kepalan, kemudian disiram campuran Milo dan susu kental manis serta diberi berbagai macam topping, seperti Oreo, sereal, meses, kacang, hingga keju.

Popularitasnya tidak lepas dari media sosial. Foto dan video Es Kepal Milo yang beredar membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya. Di sejumlah tempat, penjual bahkan sempat didatangi pembeli hingga menimbulkan antrean. Pada masa itu, Es Kepal Milo juga menjadi peluang usaha baru karena cara pembuatannya relatif sederhana dan bahan yang digunakan mudah ditemukan.

Tren tersebut kemudian berkembang dengan munculnya berbagai variasi. Es Kepal Milo tidak hanya disajikan dengan rasa cokelat, tetapi juga dikreasikan menggunakan beragam topping dan bahan tambahan. Fenomena ini membuat jajanan tersebut semakin mudah ditemukan di berbagai daerah.

Namun, popularitas Es Kepal Milo ternyata tidak berlangsung lama. Memasuki pertengahan hingga akhir 2018, sejumlah penjual mulai mengalami penurunan pembeli. Lapak yang sebelumnya ramai bahkan mulai terlihat sepi. Pada akhir 2018 tercatat bahwa tren Es Kepal Milo telah meredup setelah sempat menjadi salah satu jajanan paling populer pada tahun tersebut.

Cepatnya perubahan popularitas ini menunjukkan bagaimana Tren kuliner dapat berkembang dan berganti dalam waktu singkat. Setelah Es Kepal Milo, berbagai jajanan dan minuman lain silih berganti menjadi perhatian, mulai dari boba, Thai tea, dessert box, hingga berbagai kreasi makanan dan minuman berbasis matcha.

Fenomena tersebut juga memperlihatkan kuatnya peran media sosial dalam membentuk selera kuliner. Makanan yang memiliki tampilan menarik, mudah dibagikan dalam bentuk foto atau video, serta menawarkan sesuatu yang berbeda dapat dengan cepat menarik perhatian masyarakat.

Es Kepal Milo mungkin kini tidak lagi semudah dulu ditemukan di berbagai sudut jalan. Namun, jajanan ini tetap menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah makanan sederhana dapat berubah menjadi fenomena kuliner dalam waktu singkat.

Dari Es Kepal Milo hingga tren matcha saat ini, satu hal terlihat jelas bahwa selera kuliner masyarakat terus bergerak. Ketika satu tren mulai meredup, tren baru siap mengambil tempat dan kembali memenuhi linimasa media sosial.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: mokapos