Bukan Sekadar Bunga Hias, Ini Manfaat Teh Krisan Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya

Bukan Sekadar Bunga Hias, Ini Manfaat Teh Krisan Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya

Ilustrasi teh bunga krisan.--Pinterest

RADARTVNEWS.COM – Bunga krisan (Chrysanthemum morifolium) tidak hanya dikenal sebagai tanaman hias yang memiliki warna dan bentuk menarik, tetapi juga sering dimanfaatkan sebagai bahan minuman herbal. Bunga krisan umumnya dikonsumsi dalam bentuk teh karena mengandung berbagai senyawa bioaktif dan nutrisi yang dapat mendukung kesehatan tubuh. Beberapa kandungan tersebut adalah flavonoid, quercetin, kaempferol, polifenol, lutein, vitamin A, vitamin C, vitamin K, kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi. 

Manfaat bunga krisan bisa dirasakan oleh orang yang ingin menjaga kesehatan mata, jantung, pencernaan, kulit, dan tulang. Kandungan vitamin A dan lutein di dalamnya dipercaya membantu melindungi mata, terutama retina dan makula, dari kerusakan akibat radikal bebas serta paparan sinar biru. 

Selain itu, flavonoid dan kalium dapat membantu menjaga pembuluh darah tetap rileks sehingga berpotensi mendukung kestabilan tekanan darah dan kesehatan jantung. Bunga krisan juga memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Dalam pengobatan tradisional, teh bunga krisan juga digunakan untuk memberikan efek menenangkan. Aroma dan sifatnya yang dianggap menyegarkan dapat membantu mengurangi stres, rasa cemas, dan kesulitan tidur. Bunga ini juga disebut memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antijamur sehingga berpotensi membantu meredakan peradangan atau keluhan ringan, seperti radang tenggorokan. 

Selain itu, kandungan seratnya dapat membantu melancarkan pencernaan, mengurangi kembung, mual, dan sembelit. Antioksidannya turut mendukung kesehatan kulit, sedangkan kalsium dan magnesium membantu menjaga kekuatan tulang. 

Cara yang paling umum untuk mengonsumsi bunga krisan adalah dengan menyeduh bunga kering menjadi teh. Halodoc menyebutkan bahwa sekitar 7–12 kuntum bunga krisan kering dapat diseduh dengan air hangat bersuhu sekitar 90 derajat Celsius selama 2–3 menit. Teh tersebut dapat diminum 1–3 kali sehari. Namun, konsumsi bunga krisan tetap harus dilakukan secara wajar karena tidak semua orang memiliki reaksi tubuh yang sama.

Beberapa orang dapat mengalami perut kembung atau reaksi alergi, terutama mereka yang alergi terhadap tanaman keluarga daisy atau ragweed. Ibu hamil, orang dengan tekanan darah rendah, serta pasien yang sedang menjalani pengobatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi teh krisan secara rutin.

BACA JUGA: Beragam Manfaat Ginseng untuk Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: www.alodokter.com