Berawal dari Konten Pandemi, Societeit de Harmonie Meledak lewat Lagu “Kosong”
ilustrasi: Band Societeit deh Harmonie yang sedang naik daun.--pinterest
RADARTVNEWS.COM — Belakangan nama Societeit de Harmonie ramai di Sosial Media. Banyak orang mengenal mereka dari potongan lirik:
“Paman dari mana? Dari ibu kota.”
Potongan lagu itu cepat menyebar di media sosial, tak sedikit juga yang ikut mengcover lagu tersebut.
Potongan lagu itu dipakai untuk video nostalgia, konten cinematic, sampai video humor. Dari situ, publik mulai penasaran dengan grup musik di balik lagu “Kosong”.
Padahal sebelum viral besar seperti sekarang, Societeit de Harmonie sudah lebih dulu punya pengikut sendiri di TikTok lewat konten-konten jazz mereka.
Nama “Societeit de Harmonie” sendiri diambil dari klub elite era kolonial Hindia Belanda. Nama itu sengaja dipilih untuk membangun identitas klasik, elegan, dan teatrikal.
Citra tersebut kemudian menjadi kekuatan utama mereka di tengah industri musik modern yang dipenuhi lagu cepat viral.
Awalnya Berangkat dari Konten saat Pandemi
Societeit de Harmonie mulai aktif saat masa pandemi. Awalnya mereka hanya membuat video musik sederhana untuk media sosial. Isinya cover lagu dengan nuansa jazz, ragtime, dan bossanova.
Formasi awal yang sering muncul terdiri dari Dave Rimba pada drum, Bayu Rusady di kontrabas, Andy Gomez pada piano, dan Hairul Umam di saksofon.
Mereka memang bukan anak muda yang baru mulai bermusik. Nama-nama tersebut sudah cukup dikenal di lingkungan musik jazz.
Konten mereka perlahan mulai menarik perhatian karena tampil beda. Video yang dibuat terasa hangat dan klasik.
Kamera close up, pencahayaan redup, instrumen jazz, pakaian klasik sampai suasana seperti lounge lawas jadi ciri khas mereka.
Mereka bahkan punya istilah sendiri untuk konsep videonya, yaitu #jazzmepetmuka. Tagar itu sempat ramai di TikTok dan menghasilkan jutaan penayangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: