Anak Muda Mulai Jenuh Media Sosial, Pilih Aktivitas Nyata
Jenuh Bermain Hp-Jpg Jain-Pinterest
RADARTVNEWS.COM - Belakangan ini, mulai terlihat perubahan kebiasaan di kalangan anak muda. Jika dulu hampir setiap waktu dihabiskan untuk scrolling media sosial, sekarang justru banyak yang mulai mengurangi aktivitas tersebut. Bukan tanpa alasan, rasa jenuh dan lelah secara mental jadi faktor utama.
Beberapa anak muda mengaku merasa “capek sendiri” karena terlalu sering melihat kehidupan orang lain di layar. Mulai dari pencapaian, gaya hidup, hingga hal-hal yang sebenarnya tidak selalu mencerminkan kenyataan. Tanpa disadari, hal ini memicu perbandingan yang bikin pikiran jadi tidak tenang.
Karena itu, sebagian dari mereka mulai mencari alternatif kegiatan yang lebih nyata. Aktivitas sederhana seperti olahraga ringan, nongkrong tanpa gadget, atau sekadar jalan santai sore mulai kembali diminati. Bahkan, ada juga yang sengaja membatasi waktu penggunaan aplikasi tertentu agar tidak kebablasan.
Menariknya, tren ini tidak selalu dilakukan secara ekstrem. Banyak yang tetap menggunakan media sosial, tapi dengan cara yang lebih terkontrol. Misalnya hanya membuka di jam tertentu, atau menghindari konten yang dirasa memicu stres. Intinya bukan berhenti total, tapi lebih ke mengatur ulang kebiasaan.
Selain itu, muncul juga kesadaran bahwa interaksi langsung terasa lebih “hidup” dibanding sekadar chat atau komentar. Ketemu teman, ngobrol santai, atau melakukan aktivitas bersama dianggap lebih memberi energi positif. Hal-hal kecil seperti ini yang dulu sering dianggap biasa, sekarang justru terasa lebih berarti.
Di sisi lain, perubahan ini juga dipengaruhi oleh banyaknya pembahasan soal kesehatan mental. Anak muda sekarang lebih sadar pentingnya menjaga pikiran tetap stabil, bukan cuma fokus pada hiburan atau eksistensi di dunia digital.
Meski begitu, tidak semua orang langsung bisa lepas dari kebiasaan lama. Ada juga yang masih merasa sulit mengurangi penggunaan media sosial karena sudah jadi bagian dari rutinitas. Tapi setidaknya, kesadaran untuk berubah sudah mulai muncul.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: