Segera Perbaiki Jika Shock Motor Anda Menunjukan Gejala Berikut

Segera Perbaiki Jika Shock Motor Anda Menunjukan Gejala Berikut

Ilustrasi monoshock-photo: Jerry Formoso Kustoms-Pinterest

RADARTVNEWS.COM - Shockbreaker atau suspensi merupakan salah satu komponen penting pada motor yang berfungsi meredam getaran dan menjaga kestabilan saat berkendara.

Seiring pemakaian, Shockbreaker bisa mengalami penurunan performa atau melemah. Sayangnya, banyak pengguna motor yang tidak langsung menyadari tanda-tandanya hingga akhirnya berdampak pada kenyamanan bahkan keselamatan.

Berikut adalah beberapa gejala Shockbreaker motor mulai melemah yang perlu diperhatikan.

Salah satu tanda paling umum adalah motor terasa lebih keras saat melewati jalan tidak rata. Ketika Shockbreaker masih dalam kondisi baik, guncangan dari jalan berlubang atau polisi tidur akan diredam dengan halus.

Namun, jika sudah melemah, setiap benturan akan terasa lebih kasar dan langsung terasa ke tubuh pengendara.

Selain itu, motor juga akan terasa limbung atau tidak stabil, terutama saat menikung atau melaju dalam kecepatan tinggi.

suspensi yang sudah tidak optimal tidak mampu menjaga keseimbangan motor dengan baik, sehingga handling menjadi kurang presisi dan berisiko membahayakan.

Gejala lainnya adalah munculnya bunyi aneh, seperti “jeduk” saat melewati jalan bergelombang. Bunyi ini biasanya berasal dari komponen internal Shockbreaker yang sudah aus atau oli di dalamnya mulai berkurang atau bocor.

Kebocoran oli pada Shockbreaker juga menjadi tanda yang cukup jelas. Jika Anda melihat bagian shock depan atau belakang basah oleh oli, itu berarti seal sudah mulai rusak. Oli yang bocor akan mengurangi kemampuan redaman, sehingga performa suspensi menurun drastis.

Motor yang terasa memantul berlebihan setelah melewati polisi tidur juga bisa menjadi indikasi Shockbreaker melemah.

Idealnya, suspensi hanya akan memantul satu kali lalu kembali stabil. Jika memantul berkali-kali, itu berarti daya redamnya sudah tidak optimal.

Terakhir, perhatikan juga posisi motor saat diparkir. Jika bagian belakang atau depan terlihat lebih rendah dari biasanya, bisa jadi per shock sudah melemah dan tidak mampu menopang beban dengan baik.

Mengabaikan kondisi Shockbreaker yang melemah bisa berdampak buruk, mulai dari kenyamanan berkendara yang menurun hingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Oleh karena itu, penting untuk rutin memeriksa kondisi suspensi, terutama jika motor sering digunakan di jalan rusak atau membawa beban berat.

Jika sudah menunjukkan gejala-gejala di atas, sebaiknya segera lakukan servis atau penggantian Shockbreaker agar performa motor kembali optimal dan berkendara tetap aman. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: