Kebiasaan Menunda Alarm di Pagi Hari Ternyata Banyak Dilakukan Orang
Ilustrasi seseorang menekan tombol alarm di pagi hari. Kebiasaan menunda alarm sering dilakukan banyak orang sebelum benar-benar bangun dari tidur.-pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Bagi sebagian orang, suara alarm di pagi hari menjadi tanda bahwa waktu untuk memulai aktivitas telah tiba. Namun, tidak sedikit orang yang memiliki kebiasaan menunda alarm atau menekan tombol tunda beberapa kali sebelum benar-benar bangun dari tempat tidur. Kebiasaan ini ternyata cukup umum dilakukan oleh banyak orang, terutama ketika tubuh masih merasa mengantuk saat alarm pertama berbunyi.
Menunda alarm biasanya dilakukan karena seseorang merasa masih belum siap untuk bangun sepenuhnya. Setelah tidur sepanjang malam, tubuh masih berada dalam kondisi rileks sehingga membutuhkan waktu untuk benar-benar terjaga. Karena itu, beberapa orang memilih menunda alarm selama beberapa menit agar dapat beristirahat sedikit lebih lama sebelum memulai aktivitas di pagi hari.
Bagi sebagian orang, beberapa menit tambahan tersebut terasa sangat berharga. Waktu singkat setelah alarm berbunyi sering dimanfaatkan untuk memejamkan mata kembali atau sekadar berbaring sejenak sebelum akhirnya bangun. Tanpa disadari, kebiasaan ini kemudian menjadi rutinitas yang hampir selalu dilakukan setiap pagi.
Kebiasaan menunda alarm juga sering terjadi pada orang yang memiliki jadwal aktivitas yang padat. Setelah menjalani hari yang melelahkan, tubuh mungkin membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak. Jika waktu tidur pada malam hari kurang mencukupi, maka rasa kantuk di pagi hari akan terasa lebih kuat sehingga seseorang cenderung menunda alarm untuk mendapatkan tambahan waktu tidur.
Namun, kebiasaan ini sebenarnya dapat memberikan dampak tertentu bagi tubuh. Ketika seseorang kembali tertidur setelah alarm pertama berbunyi, tubuh dapat kembali memasuki siklus tidur yang baru. Siklus tidur yang terpotong oleh alarm berikutnya justru dapat membuat tubuh merasa lebih lelah dan kurang segar ketika bangun. Akibatnya, seseorang bisa merasa lebih sulit untuk memulai aktivitas di pagi hari.
BACA JUGA:Alarm Orang Tua, Waspada Pergaulan Bebas Marak di Kalangan Pelajar
Selain itu, menunda alarm terlalu sering juga dapat membuat waktu di pagi hari menjadi lebih terbatas. Waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk mempersiapkan diri secara lebih tenang justru berkurang karena kebiasaan menunda bangun. Hal ini bisa membuat seseorang terburu-buru ketika bersiap untuk berangkat ke sekolah, kampus, atau tempat kerja.
Beberapa orang mencoba berbagai cara untuk mengurangi kebiasaan menunda alarm. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah dengan mengatur waktu tidur agar lebih teratur. Dengan tidur lebih awal dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup, tubuh akan lebih mudah bangun ketika alarm berbunyi di pagi hari.
Selain itu, ada juga yang meletakkan ponsel atau alarm di tempat yang sedikit jauh dari tempat tidur. Cara ini membuat seseorang harus bangun untuk mematikan alarm, sehingga kemungkinan untuk kembali tidur menjadi lebih kecil. Langkah sederhana tersebut dapat membantu seseorang membangun kebiasaan bangun pagi yang lebih disiplin.
Pada akhirnya, kebiasaan menunda alarm merupakan hal yang cukup umum dialami oleh banyak orang. Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan ini dapat memengaruhi bagaimana seseorang memulai aktivitas di pagi hari. Dengan menjaga pola tidur yang baik serta membiasakan diri bangun tepat waktu, pagi hari dapat dimulai dengan lebih segar dan produktif.(*)
BACA JUGA:Mau Lebih Sukses? Mulailah Hari dengan Bangun Lebih Pagi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: