Ditinggal Silaturahim Lebaran, Rumah Tinggal Mahasiswa UIN Disatroni Pencuri
Petugas Kepolisian dari Polsek Tanjung Bintang Melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara di Desa Sabah Balau Jalan Kebun Kelapa RT 01 Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan-Foto : Ist-
RADARTVNEWS.COM – Malang Nasib korban Dwi Ahmad Prasetyo, Warga Dusun Jenebin RT 09 RW 05 Desa Purwadana Kecamatan Teluk Jambe Timur Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat.
Korban yang merupakan mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung harus kehilangan barang berharga miliknya yang dicuri maling di rumah tinggal milik Afif Ahmad Fauzi Desa Sabah Balau Jalan Kebun Kelapa RT 01 Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan.
Korban Dwi Ahmad Prasetyo yang tinggal bersama kakak dan mbak Iparnya itu, mengalami kejadian pencurian barang berharga saat pergi bersilaturahim lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah ke rumah saudaranya di kawasan Haji Mena Lampung Selatan.
Saat pulang Korban Dwi Ahmad Prasetyo yang mendapati jendela rumah tinggalnya terbuka kemudian mengetahui Laptop miliknya raib digondol pencuri.
Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu, masuk dengan cara memanjat rumah kelantai dua rumah korban yang terbuka lalu masuk kedalam kamar.
Usai mengambil barang-barang berharga seperti 1 Unit Laptop Merk MSI, Jenis Modern 14 berwarna hitam, 1 Buah Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, 1 Buah tabung gas ukuran 5,5 warna merah muda atau pink 1 serta Unit Play Station dan 1 Unit Playstation lengkap beserta stik dan perangkat sambungnya.
BACA JUGA:Pesta Miras Saat Lebaran di Lampung Timur, 2 Meninggal 1 Kritis
BACA JUGA:Alhamdulillah, Gudang BBM Ilegal di Pesawaran Terbakar Kembali
Akibat pencurian ini, korban yang akrab dipanggil Tyo ini mengalami kerugian mencapai Rp.13.000.000,-
“Iya benar, waktu kejadian aku keluar rumah sekitar pukul 16.30 WIB untuk silaturahmi lebaran ketempat saudara di Haji Mena dan pulang sekitar pukul 23.30 WIB, pas sampe rumah lihat jendela kebuka pas dicek barang-barang di kamar dan di dapur hilang,” ungkap pria kelahiran karawang 24 Mei 2004 itu kepada radartv.disway.id.
“Pas tau sudah kemalingan saya telpon kakak Ipar saya Yaser untuk buat laporan ke Polisi, Cuma karena sudah terlalu malam dan atas saran Kapolsek karena lokasi Polsek terlalu jauh dan rawan di Jalan, kami akhirnya laporan besok paginya,” tambah Tyo.
Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Edi Qorinas membenarkan adanya laporan korban ke Polsek Tanjung Bintang.
“Sudah diterima laporannya dengan nomor LP/B-406/III/2026/SPKT/ Polsek Tanjung Bintang/ Polres Lampung Selatan, akan kita tindak lanjuti, “ ungkap Kompol Edi Qorinas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: