Alhamdulillah, Gudang BBM Ilegal di Pesawaran Terbakar Kembali
FOTO ILUSTRASI--
PESAWARAN, RADARTVNEWS.COM – Alhamdulillah. Kita patut bersyukur atas setiap musibah yang ditimpakan Allah Azza Wa Jalla kepada setiap pelaku kejahatan.
Seperti peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis solar di Jalan Raden Gunawan, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran Rabu, 18 Maret 2026 malam.
Karena berharap kepada manusia (aparat penegak hukum / APH) dalam hal pemberantasan penyalahgunaan BBM di Provinsi Lampung laksana menegakan benang basah atau menggantang asap alias sia-sia a.k.a unfaedah.
Informasi itu menjadi sorotan setelah muncul dugaan keterlibatan oknum anggota Brimob dalam aktivitas di lokasi tersebut.
BACA JUGA :Jelang Mudik Lebaran 2026, Cek Harga BBM Pertamina Terbaru di Seluruh Indonesia
Komandan Satuan Brimob Polda Lampung Kombes Yustanto Mujiharso membenarkan adanya kebakaran, sekaligus memastikan proses penanganan internal tengah berjalan.
”Anggota yang diduga terkait sudah diperiksa oleh Propam Polda Lampung,” kata Yustanto saat dikonfirmasi, Jumat 20 Maret 2026.
Dansat Brimobda Lampung mengungkapkan, oknum tersebut berinisial EL dengan pangkat Aipda. Pihaknya menegaskan akan menindak tegas jika terbukti terjadi pelanggaran.
”Kami meminta maaf atas kejadian ini. Apabila ada keterlibatan personel Brimob dan terbukti, akan kami tindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.
Sangat Mencekam
Suasana di lokasi begitu mencekam. Warga berkerumun menyaksikan kebakaran, sebagian panik, sementara lainnya merekam detik-detik api melahap bangunan. Ledakan dari dalam gudang terdengar beberapa kali, diduga berasal dari tangki dan tandon berisi BBM.
BACA JUGA :Harga Minyak Dunia Naik Imbas Perang Iran-Israel! Pemerintah Perlu Antisipasi Harga BBM Domestik
Tim pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Namun saat tiba, api sudah dalam kondisi membesar sehingga proses pemadaman berlangsung dramatis.
Komandan Regu (Danru) Jaga Damkar Pesawaran, Diki Zulkarnaen, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 21.45 WIB.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: