Berat Badan Malah Naik Saat Puasa Ramadhan? Mungkin ini yang Kamu Lakukan!

Berat Badan Malah Naik Saat Puasa Ramadhan? Mungkin ini yang Kamu Lakukan!

anak kecil sedang menunggu berbuka puasa-pinterest-pinterest

RADARTVNEWS.COM- Bulan Ramadan sering kali dijadikan momen untuk menurunkan berat badan tanpa perlu usaha lebih.Banyak yang berpikir, karena jam makan yang berkurang, otomatis berat badan kita juga ikut turun. 

Tapi kenyataannya, tidak sedikit orang justru merasa lemas, pola makan jadi tidak terkontrol, dan akhirnya berat badan malah justeru naik karena 'kalap' makan saat berbuka maupun sahur.

"Saya juga pernah mencoba diet di bulan Ramadan dengan cara memotong asupan kalori secara berlebihan. Saya pikir, semakin sedikit makan, semakin cepat hasilnya terlihat," ujar Nayla, Salah satu Mahasiswi di Bandar Lampung

Kenyataannya itu adalah keputusan yang salah. 

Tubuh justru terasa lemas dan sulit fokus. Dari situ saya sadar, kunci diet saat Ramadan bukan soal mengurangi makan secara ekstrem, tetapi tentang bagaimana mengatur komposisi nutrisi dengan lebih seimbang.

 

Lalu, apakah diet saat Ramadan itu aman? 

Jawabannya: aman, selama asupan nutrisi tetap terpenuhi.

 

 Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

1.Tetap mencukupi asupan protein

2.Mengurangi konsumsi gula berlebihan saat berbuka

3.Minum air putih 6–8 gelas dari waktu berbuka hingga sahur

4.Tidak melewatkan sahur

 

Jadi, diet saat bulan Ramadan tetap bisa dilakukan, asal kebutuhan kalori dan nutrisi tidak diabaikan. Bukan dengan cara menahan lapar secara berlebihan atau memangkas makan sampai ekstrem.

Saat berbuka puasa, sebaiknya pilih makanan yang ringan terlebih dahulu. Dessert manis tetap boleh dikonsumsi, tetapi tetap harus sadar dengan kadar gulanya. Akan lebih baik jika berbuka diawali dengan air putih, lalu beri jeda sebelum masuk ke makanan berat seperti nasi dan lauk-pauknya.

 

Lalu, kenapa sahur itu penting?

Karena sahur adalah sumber energi utama untuk menjalani aktivitas seharian. Jika sahur dilewatkan hanya demi mengejar defisit kalori, tubuh justru akan terasa lemas dan mudah lesu. Pilihlah makanan tinggi serat seperti sayur dan buah agar kenyang lebih lama. Untuk protein, bisa memilih telur, ayam, tahu, atau tempe agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.

 

Sekarang kita masuk ke kesalahan yang sering terjadi saat mencoba diet di bulan Ramadan. Beberapa di antaranya adalah:

1.Tidak sahur dengan alasan ingin defisit kalori

2.Balas dendam saat berbuka puasa

3.Terlalu banyak mengonsumsi minuman manis

4.Tidak memperhatikan asupan protein

 

Pada akhirnya, diet saat puasa sebenarnya bisa menjadi momentum yang baik untuk memperbaiki pola makan. Asal dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan.

Daripada terlalu fokus pada angka di timbangan, lebih baik jadikan Ramadan sebagai momen untuk membangun kebiasaan makan yang lebih sehat dan seimbang. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: