Menjemput Ramadhan dengan Persiapan, Bukan Sekadar Harapan, Ini Amalan yang Penting Dilakukan
Ustadz Adi Hidayat-Foto : Tangkapan Layar Youtube Suara Riang-
RADARTVNEWS.COM - Ramadan selalu datang setiap tahun. Tapi pertanyaannya: apakah kita benar-benar siap menyambutnya?
Bagi Ustadz Adi Hidayat (UAH), Ramadhan bukan sekadar bulan yang dinanti, melainkan momentum yang harus dipersiapkan dengan serius—bahkan sejak Syakban. Sebab, menurut beliau, tak semua orang yang berpuasa otomatis meraih takwa. Al-Qur’an menyebutnya dengan kata la’allakum—sebuah harapan yang hanya bisa dicapai dengan kesungguhan.
“Tidak semua orang puasa bisa mendapatkan takwa kecuali yang serius,” tegasnya.
Lalu, apa yang harus disiapkan?
1. Sedekah: Bukan Sekadar Uang di Kotak Amal
Banyak orang memahami sedekah sebatas memasukkan uang ke kotak amal. Padahal dalam fikih disebutkan, kullu ma’rufin shadaqah—setiap kebaikan adalah sedekah.
Mengambil duri di jalan? Sedekah.
Memungut sampah di masjid? Sedekah.
Menolong orang tanpa diminta? Sedekah.
Sedekah bukan hanya soal harta, tapi soal kebiasaan berbuat baik.
UAH mengingatkan, jangan menunggu kaya untuk bersedekah. Justru niatkan mencari harta agar bisa berinfak. Al-Qur’an Surah Al-Qashash ayat 77 memberi panduan: carilah harta, tapi niatkan untuk akhirat.
Konsepnya sederhana:
1. Cukupi kebutuhan keluarga terlebih dahulu.
2. Lebihkan untuk investasi akhirat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
