Menjemput Ramadhan dengan Persiapan, Bukan Sekadar Harapan, Ini Amalan yang Penting Dilakukan
Ustadz Adi Hidayat-Foto : Tangkapan Layar Youtube Suara Riang-
Pertanyaannya bukan “mampu atau tidak”, tapi “mau atau tidak”.
3. Tilawah: Bukan Hanya Dibaca, Tapi Dipahami
Banyak dari kita lancar membaca Al-Qur’an, tapi tak memahami maknanya.
Padahal, orang yang rajin tilawah—membaca dengan memahami arti dan tafsirnya—mendapat empat kemuliaan sebagaimana hadis Muslim:
1. Diturunkan ketenangan (sakinah)
2. Dilimpahi rahmat
3. Dikelilingi malaikat
4. Disebut namanya oleh Allah di hadapan makhluk-Nya
“Kenapa kita bangga disanjung manusia, tapi tidak mengejar sanjungan Allah?” ujar UAH.
Ia menyarankan target realistis. Mulai dari satu ayat per hari dengan memahami tafsirnya. Tidak perlu langsung 30 juz. Yang penting konsisten.
Karena Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tapi cahaya yang mengubah akhlak. Rumah yang dihuni bacaan Al-Qur’an, kata beliau, pasti berubah suasananya.
BACA JUGA:Deretan Sholat Sunnah yang Jarang Dilakukan, Tapi Berefek Besar untuk Kehidupan
4. Tahfidz dan I’tikaf: Puncak di 10 Hari Terakhir
Jika ingin lompatan besar, manfaatkan 10 hari terakhir Ramadhan.
UAH menceritakan kisah seorang pekerja di Timur Tengah yang menabung cutinya setahun penuh hanya untuk i’tikaf di Ramadhan. Targetnya: hafal 3 juz dalam 10 hari. Istrinya mendukung penuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
