Bahaya Tersembunyi di Balik Kebiasaan Terlalu Sering Pakai Tisu
Ilustrasi--ISTIMEWA
RADARTVNEWS.COM - Tisu sudah jadi “penolong cepat” dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengelap tangan sehabis makan, membersihkan meja, sampai menghapus noda kecil di wajah, benda tipis ini hampir selalu ada di tas atau di meja makan. Praktis memang, tapi pernahkah terpikir kalau terlalu sering bergantung pada tisu justru bisa membawa dampak yang tidak baik?
Pertama, dari sisi kesehatan kulit. Tisu dibuat dengan serat-serat yang sebenarnya cukup kasar. Kalau dipakai sesekali memang tidak masalah, tapi ketika digunakan terlalu sering untuk mengusap wajah atau kulit, bisa menimbulkan gesekan berlebih. Akibatnya kulit jadi mudah kering, terasa perih, bahkan bisa memicu jerawat karena lapisan pelindung kulit terganggu. Apalagi jika tisu mengandung pewangi atau bahan pemutih, risiko iritasi semakin besar.
Kedua, ada kaitannya dengan kebersihan. Banyak orang menganggap tisu sebagai pengganti handuk atau lap, padahal tidak sepenuhnya tepat. Tisu tidak bisa benar-benar membersihkan kotoran atau bakteri, hanya sekadar mengangkat noda di permukaan. Jadi, jangan heran kalau masih ada sisa kuman yang menempel meski sudah “dilap” dengan tisu.
BACA JUGA:Tren Thrifting Merambah Anak Muda: Hemat, Unik, dan Ramah LingkunganBACA JUGA:Tren Thrifting Merambah Anak Muda: Hemat, Unik, dan Ramah Lingkungan
Ketiga, soal lingkungan. Penggunaan tisu dalam jumlah besar berarti semakin banyak pohon yang harus ditebang untuk bahan bakunya. Belum lagi proses produksinya yang membutuhkan air dalam jumlah besar. Setelah dipakai, tisu juga tidak bisa didaur ulang dengan mudah karena sudah terkontaminasi, sehingga berakhir menumpuk di tempat sampah. Jika kebiasaan ini terus dibiarkan, dampaknya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bumi yang kita tinggali.
Lalu, apa solusinya? Bukan berarti kita harus berhenti total menggunakan tisu, tapi bijaklah dalam pemakaian. Untuk mengeringkan tangan, cobalah beralih ke handuk kecil yang bisa dicuci ulang. Untuk wajah, gunakan kapas khusus atau kain halus agar kulit lebih aman. Dengan begitu, kulit tetap sehat dan lingkungan juga lebih terjaga.
BACA JUGA:Toge, Sayuran Kecil dengan Segudang Manfaat Besar
Intinya, tisu memang praktis, tapi jangan sampai kepraktisan itu membuat kita lupa akan dampak jangka panjangnya. Mengurangi sedikit demi sedikit pemakaian tisu bukan hanya menjaga kesehatan kulit, tapi juga ikut menyelamatkan bumi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: