Jejak Riza Chalid: Dari ‘Raja Minyak’ hingga Isu Korupsi Migas
--istimewa
RADARTVNEWS.COM – Nama Riza Chalid bukanlah sosok asing di dunia bisnis migas Indonesia. Pengusaha yang kerap dijuluko “Raja Minyak” ini dikenal luas sebagai pemain besar dalam industri energi, khususnya minyak dan gas. Namun, di balik kesuksesannya, Riza juga beberapa kali terseret isu kontroversial, termasuk dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi migas.
Mohammad Riza Chalid, lahir pada tahun 1960, merupakan anak dari pasangan Chalid bin Abdat dan Siti Hindun binti Ali Alkatiri, ia menikah dengan Roestriana Adrianti, atau yang dikenal publik dengan nama Uchu Riza, pada tahun 1985.
Ia dikenal sebagai salah satu pengusaha kondang di sektor perdagangan minyak dan mendapat julukan “Gasoline Godfather”berkat pengaruh dan jaringan bisnisnya di industry energi. Selain aktif di sektor migas, Riza juga mengembangkan bisnis di bidang Perkebunan kelapa sawit, minuman, hingga model ritel.
BACA JUGA:Polisi Tetapkan Direktur Lokataru Delpedro Marhaen sebagai Tersangka Penghasutan Aksi Ricuh
Nama Rizza Chalid juga kerap dikaitkan dengan berbaagai skandal dalam industri perminyakan, salah satunya yang paling mencuat Adalah keterlibatannya dalam Petral (pertaamina Energy Trading Ltd), anak Perusahaan Pertamina yang berbasis di Singapura. Pertal disebut actor utama dalam rantai pasok minyak mentah dan BBM dengan nilai transaksi mencapai 30 miliar USD per tahun.
Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi memasukkan Muhammad Riza Chalid (MRC) selaku tersangka kasus korupsi Tata Kelola Minyak 2018-2023 mentah ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 19 Agustus 2025. Semula, kasus hukum yang menjerat MRC sendiri dimulai pada 10 Juli 2025, ketika Kejagung menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi di Tata Kelola Minyak 2018-2023. Namun sejak penetapan itu, MRC tak pernah memenuhi panggilan dari Kejagung.
Kasus ini menyinggung namanya masih menjadi bagian dari catatan hitam industry energi nasional. Publik pun menanti Langkah hukum yang lebih transparan untuk menuntaskan berbagai polemik yang pernah menyeret nama pengusaha yang dijuluki “Raja Minyak” ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
