BANNER HEADER DISWAY HD

Ribuan Massa Demo Masih Ditahan, Komnas HAM Desak Polda Segera Bebaskan

Ribuan Massa Demo Masih Ditahan, Komnas HAM Desak Polda Segera Bebaskan

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah--Instagram @anishiedayah

RADARTVNEWS.COM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak Kepolisian Daerah Metro Jaya segera membebaskan ribuan peserta aksi unjuk rasa yang masih ditahan. Desakan itu disampaikan Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, usai melakukan peninjauan langsung ke Mapolda Metro Jaya pada Senin (1/9/2025).

Menurut Anis, berdasarkan data yang dipaparkan kepolisian, terdapat sedikitnya 1.683 orang yang diamankan sepanjang aksi demonstrasi pada 25, 28, 29, 30, dan 31 Agustus 2025. Namun, jumlah tersebut diyakini masih bisa bertambah karena belum termasuk tahanan di tingkat polres maupun polsek. Komnas HAM juga menerima aduan dari sedikitnya 19 keluarga yang hingga kini belum memperoleh kejelasan terkait status kerabat mereka sejak penangkapan Jumat (29/8) malam.

“Komnas HAM mendorong Polda Metro Jaya untuk segera membebaskan peserta aksi yang ditahan dan menginformasikan secara terbuka kepada pihak keluarga. Kami juga meminta agar polisi lebih profesional dengan membedakan perlakuan terhadap pengunjuk rasa damai dengan pihak yang terbukti melakukan penjarahan. Selain itu, akses bantuan hukum wajib diberikan kepada seluruh orang yang ditangkap,” tegas Anis.

Komnas HAM menilai tiga poin ini penting untuk menjaga prinsip akuntabilitas kepolisian sekaligus menjamin hak-hak dasar warga negara dalam proses hukum. Lembaga tersebut menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini agar penanganan massa aksi tetap selaras dengan prinsip hak asasi manusia.

BACA JUGA:Kritik Masyarakat Minta Presiden Prabowo Perhatikan Korban Sipil Saat Kerusuhan

Gelombang demonstrasi pada Agustus 2025 sebelumnya diwarnai bentrokan hingga jatuh korban jiwa. Salah satu peristiwa yang memicu kemarahan publik adalah tewasnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, setelah dilindas kendaraan taktis Brimob pada 28 Agustus. Unjuk rasa yang awalnya dipicu kekecewaan atas pernyataan anggota DPR mengenai kenaikan tunjangan kemudian meluas ke berbagai kota, bahkan menyebabkan fasilitas umum, termasuk gedung DPRD, ikut terbakar.

Pemerintah Tegaskan Situasi Kondusif

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa kondisi keamanan kini mulai berangsur pulih. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, menyebut situasi di lapangan semakin normal dan terkendali. “Syukur Alhamdulillah kondisi hari ini sudah semakin normal, semakin kondusif, dan ini situasi yang harus kita pertahankan bersama. Roda ekonomi dan aktivitas masyarakat mulai berjalan, dan itu wajib kita jaga terus,” ujar Budi.

BACA JUGA:Prabowo Angkat Suara Soal Usulan Penghapusan Tunjangan DPR

Kontras antara desakan Komnas HAM dan klaim pemerintah menunjukkan masih adanya perbedaan fokus: di satu sisi perlindungan hak-hak demonstran yang ditahan, di sisi lain upaya negara menjaga stabilitas keamanan dan kelangsungan aktivitas publik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: