Shiziguan Floating Bridge, Keajaiban Jembatan Terapung di Tepi Sungai Qingjiang
Ilustrasi--ISTIMEWA
RADARTVNEWS - Shiziguan Floating Bridge menjadi salah satu jembatan paling unik di dunia. Terletak di prefektur Enshi, jembatan ini membentang sepanjang 500 meter di atas Sungai Qingjiang dan menggunakan teknologi pelampung untuk menjaga kestabilan di permukaan air. Dirancang dengan teknologi Jerman, berat total kendaraan yang melintas dibatasi maksimal 2,8 ton dengan kecepatan ideal 20 km/jam. Meski hanya berukuran cukup untuk satu arah lalu lintas, jembatan ini tetap populer sebagai tujuan wisata yang menghadirkan sensasi berjalan dan berkendara di atas air.
Keindahan landscape sekeliling yang dipenuhi pegunungan, dikelilingi air jernih, menjadikan jembatan ini destinasi favorit wisatawan yang mencari pengalaman tak biasa. Namun, di balik pesonanya, jembatan ini pernah menyimpan duka.
BACA JUGA:Wisata Ndoro Putri: Keindahan Tersembunyi Pringsewu dengan Pesona Jembatan Way Sekampung
Pada Mei 2023, sebuah kecelakaan tragis terjadi ketika sebuah kendaraan multipurpose membawa delapan penumpang kehilangan kendali, menabrak pembatas jembatan, dan terjun ke dalam sungai. Lima orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut, sementara tiga yang lain berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi. Rekaman kamera pengawas menunjukkan kendaraan tersebut menyebabkan jembatan berayun hebat sebelum kecelakaan berlangsung.
Insiden ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya keselamatan dan batasan yang harus ditaati, seperti kecepatan dan berat kendaraan. Meski demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa jembatan ini sudah dirancang untuk standar keamanan tinggi dan tahan terhadap kendaraan berat, bahkan tank, dengan teknologi yang mendukung stabilitasnya.
Setelah evaluasi dan perbaikan keselamatan, jembatan ini kembali dibuka untuk umum dan masih menjadi daya tarik wisata. Pengunjung diingatkan agar selalu mematuhi peraturan demi pengalaman yang aman dan menyenangkan.
Shiziguan Floating Bridge menunjukkan bagaimana manusia mampu berinovasi menggabungkan teknik tinggi dengan keindahan alam, namun juga mengingatkan momen krusial tentang kehati-hatian dalam memanfaatkan keajaiban ini.
BACA JUGA:Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pesisir Barat Gotong Royong Perbaiki Jembatan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
