Kisah Dermawan dan Kesuksesan Abdurraman bin Auf

Kisah Dermawan dan Kesuksesan Abdurraman bin Auf

Ilustrasi-Pikbest | Graphic Design Templates-Pinterest

RADARTVNEWS.COM - Abdurrahman bin Auf merupakan salah satu sahabat Rasulullah yang dikenal sebagai pedagang sukses sekaligus dermawan.

Abdurrahman bin Auf termasuk dalam golongan sahabat yang dijamin masuk surga dan menjadi bagian dari sepuluh sahabat yang terkenal dengan keutamaannya dalam Islam.

Kisah hidupnya sering dijadikan contoh tentang bagaimana seseorang bisa sukses dalam dunia usaha tanpa melupakan ibadah dan kepedulian terhadap sesama.

Abdurrahman bin Auf lahir di Mekkah sekitar tahun 580 M dari kabilah Quraisy. Nama aslinya adalah Abdu Amr atau Abdul Ka'bah sebelum memeluk Islam.

Setelah masuk Islam, Rasulullah kemudian mengganti namanya menjadi Abdurrahman bin Auf. Ia termasuk orang yang lebih awal memeluk Islam melalui dakwah yang disampaikan oleh sahabat Nabi, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Dilansir dari buku Ar-Raheeq Al-Makhtum karya Safi-ur-Rahman al-Mubarakpuri, Abdurrahman bin Auf termasuk dalam kelompok sahabat yang pertama kali menerima ajaran Islam di Mekkah.

Sebagai salah satu muslim awal, Abdurrahman bin Auf juga merasakan berbagai tekanan dari kaum Quraisy yang menentang dakwah Nabi. Meski begitu, ia tetap teguh mempertahankan keimanannya.

Bahkan Abdurrahman bin Auf ikut melakukan hijrah ke Habasyah bersama sejumlah sahabat lainnya untuk menghindari penindasan di Mekkah.

Peristiwa ini dikenal sebagai migrasi ke Abyssinia, yaitu hijrahnya sebagian kaum muslimin ke wilayah yang sekarang dikenal sebagai Ethiopia demi mencari perlindungan.

Ketika Rasulullah memerintahkan umat Islam untuk berhijrah ke Madinah dalam peristiwa Hijrah, Abdurrahman bin Auf juga ikut meninggalkan seluruh hartanya di Mekkah.

Setibanya di Madinah, Rasulullah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar. Saat itu Abdurrahman dipersaudarakan dengan sahabat Anshar bernama Sa'd bin Rabi'. Sa'd bahkan menawarkan setengah hartanya kepada Abdurrahman, namun Abdurrahman menolaknya dengan halus dan berkata, “Tunjukkan saja kepadaku di mana pasar.”

Kisah tersebut sering dikutip dalam berbagai riwayat untuk menggambarkan kemandirian dan semangat kerja Abdurrahman bin Auf.

Dilansir juga dari kitab Shahih Bukhari karya Muhammad al-Bukhari, setelah itu Abdurrahman mulai berdagang di pasar Madinah hingga perlahan menjadi pedagang yang sangat sukses.

Kesuksesan Abdurrahman bin Auf tidak membuatnya lupa untuk berbagi. Ia dikenal sebagai sahabat yang sangat dermawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: