Hari Kopi Sedunia: Lebih dari Sekadar Minuman, Kopi Jadi Filosofi Kehidupan
Ilustrasi --ISTIMEWA
RADARTVNEWS.COM - Kopi bukan sekadar minuman pengusir kantuk, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya dan gaya hidup masyarakat dunia. Setiap tanggal 1 Oktober, dunia memperingati Hari Kopi Sedunia (International Coffee Day), sebuah momentum untuk merayakan perjalanan panjang biji kopi dari kebun hingga ke cangkir, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan industri kopi.
Peringatan ini juga menjadi ruang refleksi, bahwa di balik secangkir kopi tersimpan filosofi kehidupan, kerja keras petani, dan jalinan sosial yang tercipta dari setiap tegukan.
Kopi sering dilihat sebagai simbol ritual pagi, diskusi intelektual, bahkan inspirasi kreatif. Dalam seteguk kopi terkandung kerja panjang dari petani, proses pemetikan dan pengolahan, serta interaksi sosial di kedai kopi.
BACA JUGA:Kopi Susu Masih Jadi Favorit, tapi Tren Minuman Sehat Mulai Menggeser
Penghargaan terhadap kopi tak hanya soal cita rasa, tetapi tentang koneksi antar manusia melalui ritual sederhana. Kopi juga menjadi metafora perjalanan biji kopi bertransformasi melalui panas dan proses untuk akhirnya menjadi minuman yang menghangatkan jiwa.
Menurut data dari situs National Day Calendar, kopi adalah salah satu dari tiga minuman paling dikonsumsi dunia, berada di bawah air dan teh. kopi menjadi minuman populer ketiga secara global.
Di level khas cita rasa kopi, situs penilai kuliner seperti TasteAtlas mencatat jenis-jenis kopi terbaik dunia, menunjukkan betapa luas variasi kopi dan apresiasi akan kopi berbeda-beda di berbagai belahan bumi.
BACA JUGA:Kopi Pahit atau Kopi Manis: Mana yang Lebih Sehat?
Salah satu fakta menarik: “Top 67 Coffees in the World” dari TasteAtlas menggambarkan beragam kopi yang diakui komunitas global pengguna kopi.
Di balik setiap tegukan kopi tersimpan perjalanan panjang: dari tangan petani, melewati proses pengolahan, hingga akhirnya menjadi energi dalam keseharian. Dengan statusnya sebagai minuman favorit ketiga dunia, kopi telah menjelma bukan hanya kebutuhan, tetapi bagian dari gaya hidup dan simbol filosofi kehidupan.
Hari Kopi Sedunia mengingatkan kita semua, bahwa secangkir kopi lebih dari sekadar rasa pahit atau manis. Ia adalah cerita, perjuangan, dan penghubung manusia lintas budaya.
BACA JUGA:Jepang Hadirkan Robot Barista, Seduh Kopi dalam 3 Menit Tanpa Sentuhan Manusia
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
