Mengenal Telur Balut: Kuliner Tradisional dengan Cita Rasa Ekstrem
--istimewa
RADARTVNEWS.COM - Telur balut, hidangan khas Filipina yang juga populer di beberapa negara Asia Tenggara, belakangan mulai mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Kuliner ini dikenal unik sekaligus ekstrem, karena berupa telur bebek yang telah dibuahi dan berisi embrio setengah berkembang sebelum direbus.
Di negara asalnya, balut dianggap sebagai makanan tradisional yang kaya gizi. Banyak warga Filipina mengonsumsinya sebagai camilan malam, bahkan dipercaya mampu menambah energi dan stamina. Sajian ini biasanya disantap dengan taburan garam, cuka, atau cabai untuk menambah cita rasa.
Meski begitu, keberadaan telur balut masih menuai pro dan kontra. Sebagian orang menganggapnya sebagai kuliner berani yang wajib dicoba pecinta makanan ekstrem. Namun, tak sedikit pula yang merasa ragu karena penampakannya dianggap kurang menggugah selera.
Beginilah proses pembuatan telur balut:
Proses pembuatan balut cukup unik. Telur bebek diinkubasi di dalam wadah anyaman besar yang disebut taong. Setelah 5 hari, telur diperiksa menggunakan penerangan untuk melihat apakah telah dibuahi. Jika sudah, telur akan terus diinkubasi hingga mencapai tahap perkembangan embrio yang diinginkan.Pada hari ke-18 atau ke-21, telur direbus dalam air mendidih dan siap disajikan.
Bagi yang belum pernah mencobanya, rasa balut mungkin sulit dibayangkan. Berikut adalah deskripsi rasa dan tekstur bagian-bagian telur balut:
BACA JUGA:Fenomena Crazy Rich Dunia yang Memilih Tak Wariskan Harta ke Anak
• Cairan Telur: Cairan ini sering disebut “sup balut” karena rasanya yang gurih dan kaya, bahkan lebih nikmat dibandingkan kaldu ayam.
• Kuning Telur: Mirip custard dengan sedikit rasa amis. Teksturnya lembut dan creamy, namun terasa semakin padat saat dimakan.
• Albumen (Putih Telur): Bagian ini cenderung keras dan biasanya tidak dimakan.
• Embrio Bebek: Bagian yang paling menantang. Tekstur daging dan tulangnya lembut, seperti mousse dengan sedikit rasa gurih.
Apakah telur balut halal? Sebagai umat Muslim, penting untuk memastikan kehalalan makanan yang kita konsumsi. Bagaimana dengan telur balut?
BACA JUGA: Persengkongkolan Ratu Boneka dan Raja Penyamun
Dalam pandangan Islam, balut dianggap tidak halal untuk dikonsumsi. Mengapa demikian?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
