Rahasia Dapur Lampung: Mengolah Sayuran "Tak Biasa" Menjadi Makanan yang Enak

Rahasia Dapur Lampung: Mengolah Sayuran

Durian yang di fermentasi menjadi Tempoyak--manfaat.co.id

BANDAR LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM - Bicara soal Lampung, tak lengkap rasanya jika tidak membahas kelezatan kulinernya. Selain pempek dan kemplang yang sudah mendunia, daerah ini juga punya rahasia kuliner yang unik, terutama dalam mengolah sayuran. Di banyak tempat, sayuran ini mungkin hanya dianggap sebagai gulma atau tanaman liar, bahkan tidak masuk daftar menu. Namun di tangan para ibu di Lampung, sayuran ini diolah menjadi hidangan lezat yang menggugah selera.

Apa saja sayur yang dimaksud tersebut? Berikut daftar nya:

1.Daun Buah Leunca

Banyak yang belum tahu tentang manfaat dari sayur ini. Bahkan dibeberapa daerah, leunca hanya diambil buah nya saja. Padahal daun leunca tidak hanya meiliki cita rasa yang enak, namun beberapa manfaat untuk kesehatan, di antaranya meredakan nyeri, menurunkan demam, menjaga sistem imun, mengobati peradangan, melawan bakteri dan jamur, menangkal radikal bebas, melindungi organ hati, menurunkan kadar kolesterol, dan mencegah terbentuknya sel kanker. 

Biasanya daun leunca diolah menjadi sayur berkuah santan atau kuah bening seperti bayam. Memiliki rasa yang gurih dengan sedikit rasa pahit. Dipercaya jika tidak memasukan bunga leunca kedalam sayur akan mengurangi rasa pahit dari buah leunca.

BACA JUGA:Dari Pindang Patin hingga Kulit Kencang: Manfaat Ikan Patin untuk Kecantikan Kulit, Berikut Penjelasannya

2.Daun Gundah

Sayur gundah, yang juga dikenal dengan berbagai nama seperti sayur gondo, gunda, atau gondo hidup di lingkungan persawahan dan tanah yang berlumpur. Gundah adalah tanaman yang daunnya sering dikonsumsi sebagai sayuran dan juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Sayur ini memiliki kandungan nutrisi penting seperti kalsium, protein, beta karoten, vitamin E, asam askorbat, dan antioksidan yang memberikan banyak manfaat kesehatan.

Tanaman sayur ini memiliki batang berongga seperti genjer dan daun yang visualnya mirip seperti kangkung. Dengan rasa yang agak pahit namun tetap menciptakan perpaduan rasa yang sempurna jika diolah dengan bumbu-bumbu yang sesuai. Sama seperti daun buah leunca, sayuran ini biasanya diolah menjadi sayur kuah santan, sayur bening, atau sekedar ditumumis menggunakan bawang dan cabai saja. 

3.Aneka makanan fermentasi (Tempoyak)

Umumnya, durian dimakan selayaknya buah yang segar. Namun di lampung, durian yang terlalu matang bisa diolah menjadi makanan yang memiliki cita rasa yang khas dan spesial. Tempoyak merupakan hasil fermentasi daging durian yang setelahnya bisa diolah menjadi beberapa menu unggulan khas lampung, seperti sambal tempoyak dan pindang patin. Selain memiliki rasa yang enak tempoyak juga memiliki beberapa manfaat, salah satunya yaitu meningkatkan kesehatan pencernaan karena kandungan probiotik alami (bakteri asam laktat) yang membantu menjaga keseimbangan flora usus serta memperlancar sistem pencernaan. 

BACA JUGA:Mengenal Gulai Kulak Kukut: Makanan Enak Khas Lampung yang Masih Jarang Dikenali

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: