Ngopi Sendiri, Me Time yang Bikin Tenang atau Kesepian?
ilustrasi me time ngopi-pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Tren ngopi sendiri kini semakin populer di kalangan generasi muda. Duduk sendirian dengan secangkir kopi di tangan, sambil membaca buku atau menatap laptop, kini menjadi momen yang digemari banyak anak muda sebagai bentuk me time. Aktivitas ini tak selalu berarti kesepian; justru banyak yang memanfaatkannya untuk menenangkan diri dan melepas penat dari rutinitas harian.
Bagi sebagian orang, ngopi sendirian adalah cara sederhana untuk rehat dari kesibukan kuliah atau pekerjaan. Coffee shop kini bukan hanya tempat nongkrong bersama teman, tapi juga ruang alternatif untuk bekerja, belajar, atau sekadar menikmati suasana tanpa distraksi. Aktivitas ini membantu Gen Z lebih fokus, sekaligus memberi kesempatan untuk introspeksi diri.
Fenomena ngopi solo juga kerap dibantu media sosial. Banyak konten estetik menampilkan suasana ngopi sendiri yang nyaman, dengan pencahayaan hangat dan musik santai. Hal ini membuat aktivitas ini terlihat menarik dan relatable, mendorong anak muda untuk mencoba. Beberapa menganggapnya sebagai bentuk self-healing, sementara yang lain sekadar ingin menikmati waktu sendiri.
Psikolog menekankan bahwa menikmati waktu sendiri itu sehat, selama tidak disertai perasaan terisolasi. Ada perbedaan jelas antara kesendirian yang dipilih dan kesepian yang dirasakan. Selama momen ini membuat seseorang lebih rileks dan bahagia, ngopi sendiri bisa jadi kegiatan positif bagi kesehatan mental.
Di kota-kota besar, tren ini semakin meningkat karena mobilitas tinggi dan jadwal yang padat. Ngopi sendiri menjadi solusi praktis: tetap bisa menikmati kafe tanpa harus menunggu teman, sekaligus memberi ruang pribadi. Bagi sebagian orang, itu menjadi ritual harian atau akhir pekan untuk recharge energi.
Pada akhirnya, makna ngopi sendiri kembali ke masing-masing individu. Bisa menjadi momen refleksi, cara mengisi waktu, atau sekadar menikmati kopi favorit. Yang terpenting, kegiatan ini memberi pengalaman positif, bukan menambah rasa kesepian. Tren ini menunjukkan bahwa generasi muda mulai nyaman dengan dirinya sendiri dan mampu menyeimbangkan kehidupan sosial serta waktu pribadi. (*)
BACA JUGA:Me Time Nggak Harus Mahal, Ini Cara Sederhana Biar Hidup Tetap Waras
BACA JUGA:Ngopi Jadi Gaya Hidup Modern: Antara Tren Sosial dan Relaksasi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: