BANNER HEADER DISWAY HD

Kuku Tetap Sehat Walaupun Sering Nail Art, Ini Rahasia Perawatannya

Kuku Tetap Sehat Walaupun Sering Nail Art, Ini Rahasia Perawatannya

ilustrasi-foto: Pinterest-

RADARTVNEWS.COM - Nail art sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern, terutama bagi perempuan yang ingin tampil lebih modis dan percaya diri. Berbagai desain seperti warna pastel, motif floral, glitter, hingga hiasan 3D sering dijadikan pilihan untuk mempercantik kuku. Tidak sedikit orang yang rutin melakukan nail art setiap bulan, bahkan setiap dua minggu sekali.

Namun di balik tampilannya yang menarik, penggunaan nail art secara terus-menerus bisa berdampak pada kesehatan kuku. Kuku dapat menjadi lebih tipis, rapuh, mudah patah, bahkan berubah warna menjadi kekuningan. Hal ini biasanya disebabkan oleh bahan kimia dalam cat kuku, proses pengikisan kuku, serta penggunaan cairan pembersih yang terlalu sering.

Meski begitu, kamu tidak perlu berhenti menggunakan nail art sepenuhnya. Dengan perawatan yang tepat dan kebiasaan yang lebih sehat, kuku tetap bisa terlihat cantik sekaligus kuat. 

Berikut ini berbagai cara agar kuku tetap sehat walaupun sering nail art:

1. Pahami Dampak Nail Art bagi Kuku

Sebelum membahas perawatannya, penting untuk memahami bahwa nail art melibatkan beberapa proses yang dapat memengaruhi kondisi kuku, seperti pengikisan permukaan kuku agar cat lebih menempel, penggunaan bahan kimia dari kuteks atau gel polish, proses pengeringan dengan lampu UV, penggunaan remover berbahan keras

Jika dilakukan terlalu sering tanpa jeda, kuku bisa kehilangan lapisan alaminya dan menjadi kering. Karena itu, perawatan kuku setelah nail art sama pentingnya dengan proses mempercantiknya.

2. Beri Jeda Pemakaian Nail Art

Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan kuku adalah dengan memberi waktu istirahat. Jangan langsung menutup kuku lagi dengan cat setelah nail art dilepas.

Biarkan kuku tanpa kuteks selama beberapa hari agar warna kuku kembali normal, permukaan kuku tidak terus-menerus terpapar bahan kimia, kuku bisa mendapatkan perawatan ekstra seperti pelembap dan vitamin kuku. Jeda ini penting agar kuku tidak mengalami kerusakan jangka panjang.

3. Selalu Gunakan Base Coat

Base coat bukan hanya berfungsi agar warna kuteks lebih menempel, tetapi juga sebagai lapisan pelindung. Lapisan ini mencegah pigmen warna menembus kuku secara langsung, sehingga mengurangi risiko kuku menguning.

Base coat juga membantu mengurangi kontak langsung bahan kimia dengan kuku, membuat hasil nail art lebih rata memperpanjang daya tahan cat kuku. Dengan penggunaan base coat, kuku memiliki perlindungan tambahan setiap kali dihias.

4. Pilih Produk Nail Art yang Lebih Aman

Tidak semua produk nail art memiliki kualitas yang sama. Beberapa cat kuku mengandung bahan kimia berbahaya seperti formaldehyde, toluene, dan DBP yang dapat merusak kuku jika digunakan dalam jangka panjang.

Sebaiknya pilih produk dengan label 3-free, 5-free, non-toxic. Produk-produk ini cenderung lebih ramah untuk kuku dan tidak terlalu keras terhadap lapisan alaminya.

5. Jangan Mengelupas Kuteks atau Gel Polish dengan Paksa

Mengelupas kuteks dengan tangan memang terasa praktis, tetapi kebiasaan ini dapat merusak lapisan kuku. Saat cat ditarik, lapisan atas kuku ikut terkelupas sehingga kuku menjadi tipis dan tidak rata.

Gunakan remover yang lembut dan mengandung pelembap. Jika menggunakan gel polish, sebaiknya dilepas dengan metode yang benar agar kuku tidak rusak. Membersihkan kuku secara perlahan jauh lebih baik daripada menariknya secara paksa.BACA JUGA:Cara Merawat Rambut Berminyak agar Tetap Sehat, Segar, dan Tidak Lepek

6. Rutin Gunakan Cuticle Oil dan Krim Kuku

Nail art dan cairan remover bisa membuat kuku kering. Oleh karena itu, penting untuk mengembalikan kelembapan kuku dengan cuticle oil atau krim khusus kuku.

Manfaat cuticle oil antara lain, menjaga kuku tetap lembap, mengurangi risiko kuku pecah, membantu pertumbuhan kuku yang lebih sehat. Gunakan setiap malam sebelum tidur atau setelah membersihkan kuteks agar hasilnya lebih maksimal.

7. Jangan Terlalu Sering Mengikir Kuku

Mengikir kuku memang perlu untuk merapikan bentuknya, tetapi jika dilakukan terlalu sering atau dengan cara yang salah, kuku bisa menjadi rapuh.

Tips mengikir kuku yang benar gunakan kikir yang halus, kikir satu arah, jangan bolak-balik, lalu hindari mengikir kuku dalam kondisi basah. Cara ini membantu mencegah kuku terbelah dan mudah patah.

8. Batasi Penggunaan Nail Art Gel dan Akrilik

Nail art berbahan gel dan akrilik memang terlihat lebih tahan lama dan mengilap. Namun, proses pemasangan dan pelepasannya bisa membuat kuku stres karena melibatkan pengikisan dan bahan kimia tambahan.

Jika terlalu sering digunakan kuku bisa menjadi tipis, selain itu permukaan kuku menjadi tidak rata dan pertumbuhan kuku melambat. Sebaiknya gunakan jenis nail art ini hanya pada momen tertentu, bukan sebagai kebiasaan rutin tanpa jeda.

9. Jaga Kebersihan Kuku Sebelum dan Sesudah Nail Art

Kuku yang kotor sebelum diberi cat bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur. Pastikan kuku dalam keadaan bersih dan kering sebelum nail art dilakukan.

Setelah nail art dilepas, bersihkan sisa-sisa cat dan kotoran yang menempel. Kebersihan kuku membantu mencegah infeksi serta membuat kuku terlihat lebih sehat secara alami.

10. Perhatikan Asupan Nutrisi

Kesehatan kuku tidak hanya dipengaruhi oleh perawatan dari luar, tetapi juga dari dalam tubuh. Kuku membutuhkan nutrisi agar tetap kuat dan tidak mudah rapuh.

Beberapa nutrisi penting untuk kuku protein untuk pertumbuhan kuku, biotin untuk kekuatan kuku, zat besi untuk mencegah kuku mudah patah, dan vitamin E untuk menjaga kelembapan. Makanan seperti telur, ikan, kacang-kacangan, alpukat, dan sayuran hijau sangat baik untuk kesehatan kuku.

11. Gunakan Sarung Tangan Saat Melakukan Pekerjaan Rumah

Sabun cuci piring dan bahan pembersih rumah tangga mengandung zat kimia yang dapat membuat kuku kering dan rapuh. Jika kamu sering mencuci piring atau membersihkan rumah, gunakan sarung tangan agar kuku tidak terlalu sering terpapar bahan kimia. Kebiasaan sederhana ini bisa membantu menjaga kuku tetap kuat meski sering nail art.

12. Hindari Menggigit Kuku

Menggigit kuku dapat merusak bentuk kuku dan membuatnya lebih pendek serta tidak rata. Selain itu, kebiasaan ini juga meningkatkan risiko masuknya bakteri ke area kuku. Jika sering melakukan nail art, kebiasaan menggigit kuku akan membuat hasilnya cepat rusak dan kuku semakin tidak sehat.

Sering menggunakan nail art tidak selalu berarti kuku akan rusak. Dengan perawatan yang tepat, kuku tetap bisa sehat, kuat, dan indah. Memberi jeda pemakaian, memilih produk yang aman, menjaga kelembapan, serta memperhatikan nutrisi adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan kuku.

Nail art seharusnya menjadi cara untuk mengekspresikan diri, bukan sumber masalah bagi kesehatan kuku. Dengan kebiasaan yang lebih baik, kamu bisa tetap tampil stylish tanpa harus mengorbankan kekuatan dan keindahan kuku alami.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: