BANNER HEADER DISWAY HD

Tips Agar Tidak Mabuk Saat di Perjalanan

Tips Agar Tidak Mabuk Saat di Perjalanan

ilustrasi-foto: Pinterest-

RADARTVNEWS.COM - Perjalanan jauh menggunakan mobil, bus, kapal laut, atau pesawat sering kali menjadi pengalaman yang melelahkan bagi sebagian orang. Salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah mabuk perjalanan. Mabuk perjalanan ditandai dengan gejala seperti pusing, mual, muntah, keringat dingin, hingga tubuh terasa lemas. Kondisi ini terjadi karena adanya ketidaksesuaian antara apa yang dilihat mata dan apa yang dirasakan oleh organ keseimbangan di telinga bagian dalam.

Meskipun bukan penyakit serius, mabuk perjalanan dapat mengganggu kenyamanan bahkan merusak suasana perjalanan. Oleh karena itu, diperlukan persiapan dan cara yang tepat agar perjalanan tetap nyaman dan menyenangkan. 

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah mabuk saat di perjalanan:

1. Perhatikan Asupan Makanan Sebelum Berangkat

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah bepergian dalam keadaan perut kosong atau justru terlalu kenyang. Perut kosong dapat memicu rasa mual lebih cepat, sedangkan perut yang terlalu penuh akan membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat.

Sebaiknya konsumsi makanan ringan sebelum perjalanan, seperti roti, biskuit, pisang, atau oatmeal. Hindari makanan yang terlalu berminyak, pedas, asam, dan berbau tajam karena dapat memperparah rasa mual. Selain itu, minumlah air putih secukupnya agar tubuh tidak mengalami dehidrasi selama perjalanan.

2. Pilih Posisi Duduk yang Paling Stabil

Posisi duduk sangat memengaruhi tingkat guncangan yang dirasakan tubuh. Pada kendaraan darat seperti mobil atau bus, posisi duduk di bagian depan cenderung lebih stabil dibandingkan bagian belakang. Pada kapal laut, sebaiknya memilih tempat duduk di bagian tengah kapal karena lebih seimbang. Sementara itu, pada pesawat, posisi dekat sayap relatif lebih minim guncangan.

Duduk menghadap ke arah laju kendaraan juga membantu tubuh menyesuaikan diri dengan gerakan yang terjadi, sehingga mengurangi risiko pusing dan mual.

3. Hindari Aktivitas yang Membuat Mata Terfokus Terlalu Lama

Membaca buku, bermain ponsel, atau menatap layar terlalu lama dapat memperparah mabuk perjalanan. Hal ini terjadi karena mata melihat objek yang diam, sedangkan tubuh merasakan gerakan. Perbedaan sinyal ini membingungkan otak dan memicu rasa mual.

Sebaiknya, alihkan pandangan ke luar jendela dan fokus pada pemandangan yang jauh, seperti jalan atau horizon. Cara ini membantu mata dan tubuh menerima sinyal yang sama sehingga keseimbangan lebih terjaga.

4. Pastikan Sirkulasi Udara Baik

Udara pengap dan bau yang menyengat, seperti asap rokok atau bau bahan bakar, dapat memicu mual lebih cepat. Oleh karena itu, pastikan sirkulasi udara di dalam kendaraan cukup baik. Jika memungkinkan, buka jendela sedikit agar udara segar masuk.

Menghirup udara segar secara perlahan dan teratur juga dapat membantu menenangkan tubuh dan mengurangi rasa pusing selama perjalanan.

5. Manfaatkan Waktu untuk Beristirahat atau Tidur

Tidur selama perjalanan dapat menjadi cara efektif untuk mencegah mabuk perjalanan. Saat tidur, otak tidak terlalu fokus pada gerakan kendaraan sehingga rasa mual bisa berkurang. Posisi tidur sebaiknya menghadap ke depan agar searah dengan laju kendaraan.

Jika sulit tidur, mendengarkan musik dengan volume rendah atau melakukan teknik pernapasan dalam juga dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks.BACA JUGA:Manfaat Oatmeal Saat Dikonsumsi di Waktu Sarapan

6. Konsumsi Bahan Alami yang Dapat Meredakan Mual

Beberapa bahan alami dikenal dapat membantu mengurangi rasa mual, salah satunya adalah jahe. Jahe mengandung senyawa yang dapat menenangkan lambung dan mengurangi sensasi pusing. Jahe bisa dikonsumsi dalam bentuk minuman hangat, permen jahe, atau irisan jahe segar.

Selain jahe, permen mint atau minyak kayu putih juga dapat memberikan sensasi segar yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama perjalanan.

7. Gunakan Obat Mabuk Perjalanan Jika Diperlukan

Bagi orang yang sering mengalami mabuk perjalanan, mengonsumsi obat anti-mabuk bisa menjadi solusi. Obat sebaiknya diminum sekitar 30 menit sebelum perjalanan dimulai agar bekerja lebih efektif. Namun, penggunaan obat harus sesuai aturan dan tidak berlebihan karena beberapa jenis obat dapat menyebabkan kantuk.

Sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika sering mengalami mabuk perjalanan yang cukup parah.

8. Jaga Kondisi Tubuh Sebelum Bepergian

Kondisi tubuh yang lelah, kurang tidur, atau sedang stres lebih mudah mengalami mabuk perjalanan. Oleh karena itu, pastikan tubuh dalam keadaan fit sebelum berangkat. Tidur yang cukup, menghindari begadang, serta menjaga pikiran tetap tenang dapat membantu mengurangi risiko mabuk perjalanan.

Melakukan peregangan ringan sebelum naik kendaraan juga dapat membantu melancarkan peredaran darah dan membuat tubuh lebih siap menghadapi perjalanan.

9. Hindari Bau dan Aroma yang Menyengat

Aroma parfum yang terlalu kuat, bau makanan tertentu, atau asap rokok dapat memicu mual. Sebaiknya hindari sumber bau yang menyengat selama perjalanan. Kamu juga bisa membawa tisu basah atau minyak aromaterapi dengan aroma lembut seperti lavender atau lemon untuk membantu menetralkan bau yang tidak sedap.

10. Tetap Tenang dan Berpikir Positif

Rasa cemas dan takut mabuk justru dapat memperburuk kondisi. Oleh karena itu, usahakan untuk tetap tenang dan berpikir positif. Mengalihkan perhatian dengan mengobrol ringan, mendengarkan musik, atau menikmati pemandangan sekitar dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: