PSIM Imbang Dramatis Lawan 10 Pemain Arema FC
Ilustrasi sepakbola -Foto: IG Aremafcofficial -
RADARTVNEWS.COM Laga sengit tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, sore ini, saat PSIM Yogyakarta menjamu Arema FC dalam lanjutan Liga Super 2025/2026. Pertandingan yang diwarnai drama kartu merah dan gol bunuh diri ini berakhir dengan skor imbang 1-1, di mana Arema FC berhasil mencuri poin penting meski harus bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua.
Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain terbuka dan saling jual beli serangan. Arema FC unggul lebih dulu pada menit ke-41 melalui eksekusi penalti Dalberto. Penalti diberikan wasit setelah Reva Adi Utama melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Gol tersebut membuat Arema FC memimpin 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema FC harus kehilangan satu pemain. Bek andalan mereka, Yann Motta, diganjar kartu merah pada menit ke-54 setelah melakukan pelanggaran keras. Unggul jumlah pemain, PSIM langsung mengambil inisiatif serangan dan menggempur pertahanan Arema.
BACA JUGA:Kemenangan Perdana Persebaya di Markas Persita, Rivera Jadi Pahlawan
Meski demikian, pertahanan Arema FC yang dikomandoi oleh pemain-pemain belakangnya bermain solid dan disiplin. Serangan-serangan yang dilancarkan Laskar Mataram kerap kali membentur tembok pertahanan Singo Edan.
Ketahanan Arema FC akhirnya runtuh di menit-menit akhir pertandingan. Tepatnya pada menit ke-88, PSIM berhasil menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri yang dicetak oleh pemain Arema, Betinho. Kesalahan antisipasi saat berusaha menghalau umpan silang dari PSIM membuat bola justru masuk ke gawang sendiri.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat kedua tim berbagi poin. Dengan raihan empat poin dari dua pertandingan, Arema FC untuk sementara berhak menempati puncak klasemen Liga Super 2025/2026, unggul selisih gol dari PSIM yang berada di posisi kedua.
BACA JUGA:Hasil BRI Super League: Bhayangkara Presisi Lampung FC Ditahan Imbang PSM Makassar 1–1
Pertandingan ini menunjukkan semangat juang tinggi dari kedua tim. Arema FC patut diapresiasi karena mampu menahan gempuran PSIM meski bermain dengan 10 pemain. Sementara itu, PSIM menunjukkan kegigihan mereka untuk tidak menyerah hingga menit akhir, yang akhirnya membuahkan hasil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
