Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026, Puncak Perjalanan Diperkirakan Terjadi Dua Gelombang

Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026, Puncak Perjalanan Diperkirakan Terjadi Dua Gelombang

Arus Mudik Lebaran-Pinterest-

RADARTVNEWS.COM - Menjelang Hari Raya Idulfitri, suasana persiapan mudik mulai terasa di berbagai daerah. Masyarakat mulai berkemas dan memesan tiket bus, kereta api, hingga pesawat.

Tentunya para perantau sudah lama menantikan momen mudik ini. Setelah berbulan bulan menjalani aktivitas di kota, kesempatan pulang kampung menjadi hal yang paling dinanti saat Lebaran tiba.

Pada Lebaran 2026, pergerakan masyarakat diperkirakan akan cukup tinggi. Pemerintah memprediksi jumlah perjalanan selama masa mudik mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan.

Angka tersebut menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat saat Lebaran masih sangat besar dan menjadi salah satu momentum perjalanan paling padat dalam satu tahun.

Menariknya, kepadatan arus mudik tahun ini diperkirakan tidak terjadi dalam satu waktu saja. Pemerintah memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terbagi dalam dua gelombang perjalanan. 

Gelombang pertama diprediksi akan berlangsung pada 14 hingga 15 Maret 2026. Pada periode ini, sebagian masyarakat diperkirakan sudah mulai meninggalkan kota untuk menuju kampung halaman.

Sementara itu, gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026. Tanggal tersebut diperkirakan menjadi periode dengan volume perjalanan paling tinggi karena banyak pemudik yang berangkat mendekati hari raya.

BACA JUGA: Arus Balik Dimulai, Jalan Nasional Dipadati Kendaraan Pemudik

Perbedaan waktu keberangkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah pola kerja yang semakin fleksibel. Sebagian pekerja memiliki kesempatan untuk work from anywhere sehingga dapat berangkat lebih awal tanpa harus menunggu cuti panjang.

Selain itu, jadwal libur sekolah serta cuti bersama juga memengaruhi keputusan banyak keluarga dalam menentukan waktu mudik. Ada yang ingin berangkat lebih cepat agar perjalanan terasa lebih nyaman. Ada pula yang memilih pulang mendekati hari raya agar bisa merayakan Lebaran tepat waktu bersama keluarga.

Dalam hal transportasi, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik. Banyak keluarga merasa perjalanan dengan mobil pribadi lebih praktis karena dapat berhenti di berbagai tempat selama perjalanan.

Meski demikian, moda transportasi lain seperti bus, kereta api, dan pesawat juga diperkirakan mengalami peningkatan jumlah penumpang selama masa mudik.

Melihat potensi lonjakan mobilitas tersebut, pemerintah bersama berbagai instansi mulai melakukan persiapan. Sejumlah langkah antisipasi disiapkan untuk mengurangi kepadatan di jalur utama, termasuk pengaturan lalu lintas serta peningkatan layanan transportasi umum.

Bagi para pemudik, perjalanan pulang kampung memang sering kali melelahkan. Kemacetan panjang serta waktu tempuh yang tidak singkat sudah menjadi bagian dari cerita mudik setiap tahun.

Namun, semua lelah para pemudik biasanya terasa sepadan ketika akhirnya sampai di rumah dan disambut oleh keluarga. Mudik selalu menghadirkan kehangatan tersendiri dalam perayaan Lebaran. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: