Decluttering Jadi Tren Menata Rumah, Ini Manfaat dan Cara Memulainya
Decluttering menjadi salah satu cara sederhana untuk menciptakan rumah yang lebih rapi dan nyaman.-Pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Memiliki rumah yang rapi dan nyaman tidak selalu berarti harus memiliki banyak tempat penyimpanan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan decluttering, yaitu proses memilah dan mengurangi barang-barang yang sudah tidak dibutuhkan.
Decluttering semakin banyak dilakukan sebagai bagian dari gaya hidup sederhana. Konsep ini tidak hanya berfokus pada membuat ruangan terlihat lebih rapi, tetapi juga mendorong seseorang untuk mengevaluasi kembali barang yang dimiliki dan menentukan mana yang benar-benar masih digunakan.
Barang yang sudah jarang digunakan, rusak, atau hanya disimpan karena alasan tertentu dapat dipilah. Barang yang masih layak pakai dapat disumbangkan atau diberikan kepada orang lain, sementara barang yang sudah tidak dapat digunakan dapat dipisahkan untuk dibuang atau didaur ulang.
Decluttering berbeda dengan sekadar membersihkan rumah. Jika membersihkan bertujuan menghilangkan debu dan kotoran, decluttering lebih menitikberatkan pada proses pengambilan keputusan terhadap barang yang dimiliki.
Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi tumpukan barang sehingga ruang menjadi lebih mudah ditata dan dirawat. Selain itu, rumah yang lebih terorganisir juga dapat membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis.
Proses decluttering juga tidak harus dilakukan sekaligus. Pemilik rumah dapat memulainya dari area kecil, seperti meja kerja, lemari pakaian, laci, atau rak buku.
BACA JUGA:Self-Improvement Jadi Tren, Ini Dia Lima Kebiasaan Produktif Gen Z
Bagi yang baru ingin mencoba, langkah pertama adalah menentukan area yang akan dirapikan. Setelah itu, kelompokkan barang menjadi beberapa kategori, misalnya barang yang masih digunakan, akan disumbangkan, diperbaiki, didaur ulang, atau dibuang.
Salah satu prinsip sederhana yang dapat digunakan adalah mempertimbangkan kapan terakhir kali barang tersebut digunakan dan apakah barang tersebut masih memiliki fungsi.
Proses memilah sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tidak terasa berat. Setelah barang yang tidak diperlukan dipisahkan, pastikan barang yang masih digunakan memiliki tempat penyimpanan yang jelas.
Decluttering pada akhirnya bukan tentang memiliki rumah yang kosong, melainkan menciptakan ruang yang lebih fungsional dengan mempertahankan barang-barang yang memang memiliki manfaat atau nilai bagi pemiliknya.
Jika dilakukan secara rutin, decluttering dapat menjadi kebiasaan sederhana untuk menjaga rumah tetap tertata sekaligus mengurangi kebiasaan menyimpan barang secara berlebihan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber