Brimob Datang, Kebakaran Karhutla TNWK Berhasil Dipadamkan
Upaya Pemadakan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan TNWK oleh Anggota Sat Brimob -Foto : Syamsudin-
LAMPUNG TIMUR, RADARTVNEWS.COM - Kepulan asap dan kobaran api kembali mengancam kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Memasuki musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan konservasi tersebut.
Kali ini, api melalap hamparan rumput ilalang di wilayah Hot Spot Rawa Palas, Resort Kuala Penet, Seksi III TNWK, pada Jumat (21/8/2026). Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 673,4 hektare.
Kondisi di lapangan sempat membuat tim pemadam kewalahan. Api dengan cepat membesar dan merembet ke hamparan ilalang lainnya. Tiupan angin kencang serta cuaca panas membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.
Komandan Kompi B2 Sukadana, AKP Darwanto, mengatakan kebakaran terjadi di kawasan TNWK dengan luasan lahan terdampak diperkirakan mencapai 673,4 hektare.
Untuk mempercepat penanganan, Brimob Polda Lampung menerjunkan 72 personel ke lokasi. Tak hanya mengandalkan tenaga personel, sejumlah material dan perlengkapan pendukung juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
“Brimob Polda Lampung menerjunkan 72 personel berikut material logistik (Matlog),” kata AKP Darwanto.
Peralatan yang dibawa antara lain dua unit kendaraan bus, dua unit truk, satu unit kendaraan jabatan Danki, dua unit kendaraan bekum, satu unit kendaraan AWC, satu unit kendaraan PJJ, serta mesin pompa air dan sejumlah perlengkapan pendukung lainnya.
BACA JUGA:Saat Kemarau Mengeringkan Sawah, Listrik Justru Jadi Andalan Petani Lampung
BACA JUGA:Kejari Lampung Timur Panen Raya Bersama Petani Mitra Adhyaksa, Perkuat Komitmen Swasembada Pangan
Namun, proses pemadaman bukan perkara mudah. Medan yang sulit menjadi salah satu tantangan terbesar bagi petugas. Sejumlah titik kebakaran tidak dapat dijangkau kendaraan karena lokasinya berada cukup jauh dari akses jalan maupun sumber air.
Di tengah kondisi tersebut, angin kencang dan teriknya cuaca membuat api terus bergerak. Kobaran api bahkan sempat membesar dan merambat ke hamparan rumput ilalang lainnya.
“Kami sempat mengalami kendala karena kondisi api semakin membesar dan terus merembet. Lokasi juga tidak bisa dijangkau kendaraan dan jauh dari sumber air, ditambah angin kencang serta cuaca panas yang membuat api semakin sulit dikendalikan,” ujar Darwanto.
Meski menghadapi berbagai kendala, petugas gabungan terus berjibaku memutus pergerakan api. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama hingga akhirnya kobaran api berhasil dikendalikan.
Setelah berjam-jam berjibaku melawan api, dibantu personil TNI, Polhut dan BPBD karhutla di kawasan TNWK berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.12 WIB.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: