Waspada Infeksi dan Rabies, Begini Cara Menangani Gigitan Kucing!

Waspada Infeksi dan Rabies, Begini Cara Menangani Gigitan Kucing!

--Pinterest

RADARTVNEWS.COM – Gigitan kucing tidak boleh dianggap sepele karena dapat menyebabkan infeksi bakteri dan berisiko menularkan rabies. Masyarakat diimbau segera membersihkan luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit, kemudian mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Gigitan kucing dapat menimbulkan luka tusuk yang tampak kecil di permukaan kulit, tetapi berpotensi menembus jaringan yang lebih dalam. Kondisi tersebut memungkinkan bakteri dari mulut kucing masuk ke jaringan tubuh dan memicu infeksi.

Gejala infeksi yang perlu diwaspadai antara lain kemerahan, pembengkakan, nyeri yang semakin parah, kulit terasa hangat, keluarnya nanah, hingga demam. Apabila tidak ditangani dengan tepat, infeksi dapat berkembang dan menimbulkan komplikasi.

Karena itu, masyarakat perlu memberikan pertolongan pertama sesegera mungkin setelah mengalami gigitan kucing, baik dari hewan peliharaan maupun kucing liar.

Luka akibat gigitan atau cakaran hewan yang berpotensi menularkan rabies harus segera dibersihkan menggunakan sabun dan air mengalir selama 15 menit. Setelah itu, luka dapat diberikan antiseptik dan korban perlu mendapatkan pemeriksaan medis.

Berikut langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan:

1. Cuci luka selama 15 menit

Gunakan air mengalir dan sabun untuk membersihkan area gigitan secara menyeluruh.

2. Hentikan perdarahan

Jika luka berdarah, tekan perlahan menggunakan kain bersih atau kasa steril.

3. Gunakan antiseptik 

Setelah luka dibersihkan, berikan antiseptik sesuai petunjuk penggunaannya.

4. Tutup luka dengan kasa steril

Lindungi luka dari kotoran tanpa membalutnya terlalu ketat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: halodoc