Makanan Bersantan Perlu Dihindari Pengidap GERD, Ini Penjelasan dan Alasannya

Makanan Bersantan Perlu Dihindari Pengidap GERD, Ini Penjelasan dan Alasannya

--

RADARTVNEWS.COM — Makanan bersantan menjadi salah satu hidangan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Beragam menu seperti opor ayam, rendang, gulai, hingga kari sering disajikan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik rasanya yang gurih, Makanan bersantan perlu diperhatikan oleh orang yang memiliki gangguan asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Bagi pengidap GERD, mengonsumsi makanan bersantan, terutama dalam jumlah berlebihan, dapat memicu munculnya keluhan asam lambung. Hal ini berkaitan dengan kandungan lemak pada santan yang dapat memengaruhi proses pencernaan dan meningkatkan risiko terjadinya refluks asam lambung.

GERD merupakan kondisi ketika asam lambung naik kembali menuju kerongkongan. Keadaan tersebut dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti sensasi terbakar di dada (heartburn), rasa asam atau pahit di mulut, mual, hingga rasa tidak nyaman pada bagian tenggorokan.

Mengapa Santan Bisa Memicu Gejala GERD?

Santan mengandung lemak yang cukup tinggi. Kandungan tersebut membuat makanan bersantan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan makanan rendah lemak. 

Proses pengosongan lambung yang lebih lambat dapat meningkatkan kemungkinan asam lambung naik ke kerongkongan, khususnya pada orang yang rentan mengalami refluks.

Selain itu, makanan berlemak dapat memengaruhi fungsi katup antara lambung dan kerongkongan atau Lower Esophageal Sphincter (LES). Katup ini berfungsi mencegah isi lambung kembali naik ke kerongkongan.

BACA JUGA:Maag vs GERD: Kenali Ciri Khas Gejalanya dan Kebiasaan Sepele yang Jadi Pemicu

Apabila fungsi katup tersebut melemah atau mengalami relaksasi pada waktu yang tidak tepat, asam lambung lebih mudah bergerak ke atas. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan gejala GERD muncul atau semakin terasa setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Meski demikian, reaksi setiap orang terhadap makanan bersantan tidak selalu sama. Ada pengidap GERD yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi santan, tetapi ada pula yang tidak merasakan gejala berarti. Karena itu, penting untuk mengenali makanan yang dapat memicu keluhan pada masing-masing individu.

Apakah Pengidap GERD Harus Menghindari Semua Makanan Bersantan?

Menghindari makanan bersantan secara keseluruhan tidak selalu menjadi aturan mutlak bagi setiap pengidap GERD. Namun, membatasi konsumsinya dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu mengendalikan gejala, terutama apabila santan terbukti menjadi pemicu.

Hal yang perlu diperhatikan bukan hanya santannya, tetapi juga jenis makanan yang dikonsumsi. Hidangan bersantan sering kali diolah bersama minyak, cabai, dan berbagai bumbu dengan cita rasa kuat. Kombinasi bahan tersebut dapat menjadi pemicu tambahan bagi sebagian orang yang memiliki masalah asam lambung.

Oleh sebab itu, pengidap GERD disarankan lebih selektif dalam memilih makanan. Mengonsumsi hidangan dengan kandungan lemak lebih rendah dapat menjadi alternatif untuk mengurangi kemungkinan munculnya keluhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: