Hipdut : Perpaduan Hip-Hop dan Dangdut yang Ramai di TikTok
Cover Garam dan Madu -Youtube-
RADARTVNEWS.COM - Dentuman kendang dangdut kini semakin sering terdengar berdampingan dengan beat hip-hop modern dalam lagu-lagu viral di media sosial.
Fenomena tersebut belakangan ramai dikenal warganet dengan sebutan “Hipdut”, singkatan dari hip-hop dangdut.
Istilah ini mulai populer di TikTok dan YouTube untuk menggambarkan perpaduan musik rap, trap, dan dangdut modern dalam satu aransemen.
Genre tersebut biasanya menghadirkan irama koplo yang cepat, sentuhan elektronik, serta lirik yang dekat dengan kehidupan anak muda.
Popularitas gaya musik ini ikut meningkat setelah lagu “Garam & Madu (Sakit Dadaku)” yang dibawakan oleh Tenxi, Naykilla, dan Jemsii ramai digunakan sebagai audio konten di TikTok.
Potongan lagu berdurasi singkat dengan beat energik membuat musik tersebut cepat menyebar di kalangan pengguna media sosial dan masuk ke berbagai tren FYP.
BACA JUGA:Disney+ Konfirmasi Moving Season 2, Antusias Penggemar Kembali Memuncak
Tidak sedikit pengguna TikTok menyebut perpaduan musik tersebut sebagai warna baru dalam industri musik lokal.
Musik hip-hop yang identik dengan budaya urban dipadukan dengan kendang dan cengkok dangdut yang sudah lama melekat di masyarakat Indonesia.
Fenomena ini juga menunjukkan perubahan cara generasi muda menikmati musik.
Jika sebelumnya dangdut lebih identik dengan panggung hiburan atau musik koplo daerah, kini unsur dangdut mulai hadir dalam lagu-lagu dengan sentuhan rap dan elektronik yang lebih dekat dengan selera pendengar digital.
Media sosial dinilai menjadi faktor utama cepatnya perkembangan genre ini.
Lagu dengan beat yang mudah diingat dan potongan lirik catchy dinilai lebih mudah digunakan sebagai latar video dance, konten galau, hingga tren video pendek di TikTok.
Meski mendapat banyak respons positif dari anak muda, kemunculan Hipdut juga memunculkan perbedaan pendapat di kalangan penikmat musik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: