Mobil Susah di Bobol! Ini Fungsi Immobilizer yang Jarang Dipahami Pemilik Kendaraan

Mobil Susah di Bobol! Ini Fungsi Immobilizer yang Jarang Dipahami Pemilik Kendaraan

contoh mobil yang sudah menggunakan Immobilizer - Septian Hidayat-

RADARTVNEWS.COM - Kasus pencurian mobil masih sering terjadi dan bisa menimpa siapa saja. Karena itu, produsen kendaraan kini membekali mobil modern dengan berbagai sistem keamanan canggih, salah satunya fitur immobilizer

Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang belum benar-benar memahami cara kerja fitur ini, padahal perannya sangat penting untuk melindungi kendaraan dari aksi pencurian.

Immobilizer merupakan sistem keamanan elektronik yang dirancang untuk mencegah mesin mobil dinyalakan menggunakan kunci palsu atau metode pembobolan biasa. 

Sistem ini bekerja dengan teknologi kode khusus yang tertanam pada kunci kendaraan. Jadi, meskipun bentuk kuncinya sama, mesin tetap tidak akan hidup jika kode yang terbaca tidak sesuai.

Saat kunci dimasukkan atau tombol start ditekan, immobilizer akan langsung melakukan proses verifikasi kode. Jika kode cocok, sistem akan mengizinkan mesin menyala. 

Namun jika kode tidak dikenali, aliran bahan bakar maupun sistem pengapian otomatis diblokir sehingga mobil tidak bisa dihidupkan.

Inilah alasan mengapa mobil dengan fitur immobilizer jauh lebih sulit dicuri dibanding kendaraan tanpa sistem keamanan elektronik tersebut.

Fitur immobilizer bekerja melalui komunikasi antara chip pada kunci mobil dan modul kontrol di kendaraan. 

Di dalam kunci terdapat chip elektronik kecil yang menyimpan kode identitas khusus. Ketika kunci digunakan, sistem akan membaca kode tersebut melalui sinyal radio.

Jika kode cocok dengan data yang tersimpan di ECU mobil, mesin bisa langsung dinyalakan. Namun bila kode tidak sesuai, ECU akan memutus sistem starter atau suplai bahan bakar sehingga mesin gagal hidup.

Karena menggunakan sistem kode terenkripsi, immobilizer tidak mudah dibobol hanya dengan menggandakan anak kunci biasa.

Agar sistem keamanan ini bekerja maksimal, ada beberapa komponen utama yang saling terhubung, di antaranya:

1. Transmitter pada Kunci

Bagian ini bertugas mengirimkan sinyal atau kode identitas saat kunci digunakan. Transmitter menjadi “identitas digital” yang akan dibaca sistem mobil.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: