radartvnews.com- Paripurna pembentukan Pansus Pelanggaran Pilkada yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung penuh drama (5/7) wakil rakyat saling intrupsi ketika rapat berjalan. Diketahui tiga fraksi yakni Golkar, PKB dan PAN menolak keras terbentuknya pansus. “Didalam pasal pemerintah telah memberi kewenangan kepada Bawalu untuk menerima memeriksan dan memutus admistrasi,” ujar Riza Mihardi Anggota Fraksi Golkar dalam sidang. Sementara, persetujuan pembentukan pansus sudah disepakati oleh 45 anggota DPRD Provinsi Lampung sehingga paripurna sudah kuorum. Meski belum ada komposisi keanggotaanya, anggota Fraksi PDI Perjuangan Mingrum Gumay mengatakan, pembentukan pansus dugaan pelanggaran pilkada ini bukan untuk mengintervensi kerja dari penyelenggara pilkada yakni Bawaslu dan KPU. Rapat paripurna di skor dan dilanjutkan pada pukul 14.00 wib hari jumat besok (6/7), paripurna lanjutan akan membahas terkait komposisi dan susunan panitia khusus tambahan dari tiga fraksi yakni Golkar, PKB dan PAN. Paripurna lanjutan tidak perlu kuorum karena hanya beragendakan pembacaan komposisi pansus.
Penuh Drama, Pro Pansus Kuorum
Kamis 05-07-2018,20:12 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 25-09-2026,00:00 WIB
Mengenal Tiwul, Kuliner Tradisional Jawa Kaya Sejarah
Kamis 24-09-2026,20:45 WIB
Sering Gosok Gigi, Kok Malah Ngilu Saat Minum Air Dingin?
Kamis 24-09-2026,20:02 WIB
AC Bukan Satu-satunya Cara Atasi Rumah Panas, Tanaman Ini Bisa Bantu Bikin Lingkungan Lebih Nyaman
Kamis 24-09-2026,19:33 WIB
Kapal Tanker Meledak di Tanjab Timur, 5 ABK Alami Luka Bakar
Kamis 24-09-2026,19:47 WIB
Lisa BLACKPINK Punya Kacamata AI Edisi Khusus, Harganya Tembus Rp7 Juta
Terkini
Jumat 25-09-2026,16:41 WIB
Delegasi Indonesia Tinggalkan Ruang Sidang PBB Jelang Benjamin Netanyahu Sampaikan Pidato
Jumat 25-09-2026,15:53 WIB
Lampung Raih Penghargaan TPID Terbaik Sumatera, Pengendalian Harga Jadi Sorotan
Jumat 25-09-2026,15:52 WIB
dilanda Ancaman El Nino, Sebanyak 7000 Petani Malah Mendaptkan Keunutungan Panen Naik 15 Persen
Jumat 25-09-2026,14:56 WIB