Sering Gosok Gigi, Kok Malah Ngilu Saat Minum Air Dingin?

Sering Gosok Gigi, Kok Malah Ngilu Saat Minum Air Dingin?

ilutrasi gigi ngilu-Smiles By Dsign Dentistry of san Diego -Pinterest

BANDAR LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM — Rajin menyikat gigi memang penting untuk menjaga kesehatan mulut. Namun, pernahkah setelah rutin menggosok gigi justru muncul rasa ngilu saat menikmati air dingin?

Keluhan tersebut bisa berkaitan dengan hipersensitivitas dentin, kondisi ketika bagian dentin yang lebih sensitif terekspos sehingga rangsangan seperti suhu dingin dapat memicu rasa nyeri singkat pada gigi.

Menariknya, bukan hanya frekuensi menyikat gigi yang perlu diperhatikan. Tekanan saat menyikat juga dapat berpengaruh terhadap kondisi permukaan dentin.

Semakin Keras Bukan Berarti Semakin Bersih

Penelitian Harminder Sehmi dan Ryan Olley yang diterbitkan dalam Journal of Dentistry pada 2015 menguji pengaruh tekanan sikat gigi terhadap keterbukaan tubulus dentin menggunakan model laboratorium.

Penelitian tersebut membandingkan tekanan menyikat 100, 200 dan 400 gram. Hasilnya menunjukkan bahwa tekanan 400 gram dapat meningkatkan jumlah tubulus dentin yang terbuka setelah proses penyikatan.

Para peneliti menyimpulkan:

“At higher brushing forces (400 g), more tubules were exposed.”

Dalam penelitian yang sama, tekanan menyikat yang lebih rendah, yakni 100 gram, justru menunjukkan lebih sedikit tubulus yang terbuka. Peneliti kemudian menyatakan bahwa penanganan hipersensitivitas dentin memerlukan tekanan menyikat yang lebih ringan untuk membantu mengurangi jumlah tubulus dentin yang terbuka. 

Namun, penelitian tersebut merupakan studi in vitro, sehingga hasilnya tidak bisa langsung dianggap sebagai gambaran pasti pada semua orang.

BACA JUGA:Habis Sikat Gigi Jangan Langsung Berkumur, Ternyata Ini Alasannya

Gigi Ngilu Tidak Selalu Karena Salah Sikat

Rasa ngilu ketika minum air dingin juga tidak otomatis berarti seseorang menyikat gigi terlalu keras.

Tinjauan ilmiah menunjukkan bahwa hipersensitivitas dentin dapat berkaitan dengan terbukanya dentin, misalnya akibat kehilangan email atau penyusutan gusi. Faktor lain seperti erosi akibat asam juga dapat berperan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: sehmi & olley