radartvnews.com- Kenaikan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis pertalite dan pertamax diam-diam memantik reaksi keras DPRD Provinsi Lampung. Wakil rakyat menilai apa yang di lakukan Pemerintah Pusat melukai masyarakat. Apalagi di tahun politik, Presiden takut citranya tercoreng dan pemerintah seperti maling dengan menaikan harga BBM tanpa disosialisasikan kepada masyarakat. Tanggapan pedas ini muncul dari Wakil Ketua Komisi V DPRD Lampung Khaidir Bujung, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini menilai kinerja Pemerintah Pusat yang gencar melakukan pembangunan infrastruktur harus diakui, namun disisi lain kenaikan BBM yang berdampak pada masyarakat luas terkesan disembunyikan sehingga masyarakat tidak mengetahui alasan kenaikan. “Pemerintah pusat gencar membangun insfrastruktur, namun kenaikan harga BBM berdampak bagi masyarakat bahkan masyarakat tidak tahu alas an kenaikan BBM,” ujar Bujung (26/3). Diketahui, BBM jenis pertalite mengalami kenaikan menjadi Rp 8000 / liter dari harga sebelumnya Rp 7800, sementara bahan bakar yang disubsidi oleh pemerintah yakni premium keberadaanya semakin langka disetiap SPBU di kota Bandar Lampung.(bow/san)
BBM Naik, DPRD Teriak Maling
Senin 26-03-2018,21:17 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,23:34 WIB
Kenapa Mata Kucing Bisa Terlihat Menyala dalam Gelap?
Rabu 23-09-2026,08:08 WIB
Soroti Panas Bumi Suoh-Sekincau, Laskar Lampung Ajukan PPID dan Audiensi ke DPR RI
Rabu 23-09-2026,06:02 WIB
Banjir Bandang Terjang Arosuka Solok, Kondisi Lokasi Dipenuhi Gelondongan Kayu Usai Alami Banjir
Selasa 22-09-2026,22:58 WIB
Unhas Perluas Kerja Sama Riset dengan Korea Selatan, Fokus pada Penguatan Akademik
Rabu 23-09-2026,06:45 WIB
Bukan Sekadar Minuman Segar, Ini Manfaat Luar Biasa Bunga Rosella dan Cara Aman Mengonsumsinya
Terkini
Rabu 23-09-2026,22:26 WIB
'5cm: Revolusi Hati' Hadir Setelah 14 Tahun, Ungkap Masa Muda Zafran
Rabu 23-09-2026,22:16 WIB
Waspada! 7 Jenis Makanan Ini Bisa Memicu Jerawat
Rabu 23-09-2026,22:14 WIB
UNIS Menuju Akhir Aktivitas Grup, Kontrak Berakhir 26 September
Rabu 23-09-2026,22:10 WIB
Perkara Syarat Wapres Gibran Bergulir di Mahkamah Konstitusi
Rabu 23-09-2026,21:56 WIB