radartvnews.com- Direktur PT Ghalaz Wantoro Ari Prasetyo menjalani pemeriksaan di ruang Unit Harda Sat Reskim Polresta Bandar Lampung, senin pagi (20/11). Pemeriksaan dilakuakan setelah petugas mengamankan Wantoro Ary Prasetyo pada jum’at malam (17/11) di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang terkait penipuan dan penggelapan dalam bisnis perumahan di kota Bandar Lampung. Kasat Reskrim Polesta Bandar Lampung Kompol Harto Agung yang ditemui di ruangan nya mengatakan pennagkapan direktur pt ghalaz/ merupakan hasil dari penyedikan atas laporna beberapa korban yang tertipu dalam pembelian unit perumahan yang di kelola oleh PT Ghalaz. “saat itu status w-p sudah tersangka dan ditahan di mapolresta bandrar lampung untuk pemeriksaan lanjutan,”ujar Harto (20/11). Dalam kasus ini kerugian ditaksir mencapai 1 miliar rupiah dari 30 pelapor yang sudah melaporkan ke Mapolresta Bandar Lampung, ia juga menghimbau bila masih ada masyarakat yang menjadi korban PT Ghalaz diharapkan segara untuk melapor,tutup Harto.(ren/sep)
Perumahan Bodong, Bos PT Ghalaz Dibui
Senin 20-11-2017,21:30 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 09-09-2026,00:11 WIB
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Basarnas Kerahkan Tim SAR
Selasa 08-09-2026,13:30 WIB
Awalnya Cuma Scroll, Kok Malah Checkout? Fenomena “Racun TikTok” Bikin Belanja Makin Impulsif
Selasa 08-09-2026,20:59 WIB
7 Tanaman Herbal Bantu Redakan Nyeri Otot dan Sendi, Mudah Ditemukan di Rumah
Selasa 08-09-2026,13:37 WIB
Lazio Bungkam Udinese 2-1, Comeback Dramatis di Menit Akhir
Selasa 08-09-2026,22:58 WIB
Kenapa Gunung Api Bisa Kembali Aktif? Ini Penyebabnya
Terkini
Rabu 09-09-2026,12:55 WIB
Simak! Ini Jadwal Liga Champions Terbaru, Real Madrid VS Inter hingga Liverpool VS Atletico
Rabu 09-09-2026,12:52 WIB
Pemprov Lampung Imbau Warga Jauhi Radius 3 Km Gunung Anak Krakatau
Rabu 09-09-2026,12:38 WIB
Gas 3 Kg Meledak di Warteg Tambora Jakbar, Seorang Pria Luka Bakar
Rabu 09-09-2026,12:38 WIB
Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK di Selat Sunda, SAR Perluas Area dengan Empat SRU
Rabu 09-09-2026,12:26 WIB