radartvnews.com- Lambat dalam penanganan dugaan pungutan liar (pulngli) yang dilakukan oknum desa secara berjamaah dalam program prona pembuatan sertifikat tanah di Lampung Timur menjadi perhatian sejumlah pihak. hingga saat ini kasus ini belum menemukan titik terang. Keseriusan pihak Inspektorat Lampung Timur melakukan penanganan kasus pungli patut dipertanyakan, Inspektorat Lampung Timur dua bulan terakhir sedah melakukan pemeriksaan terhadap Ismuanto kepala desa sukadana timur yang diduga terlibat dalam melakukan pungli / namun kasus ini terkesan jalan ditempat. Surip salah satu tim auditor menjelaskan saat ini sejumlah saksi sudah diperiksa, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pejabat teknis dari BPN Lampung Timur. Sementara Ismuanto kades sukadana timur yang diduga melakukan pungli sebesar Rp 750.000 hingga Rp 900.000masih terlihat santai dan bebas beraktifitas.(din/sep)
Pungli Program Prona, Inspektorat Diminta Tegas
Kamis 19-10-2017,21:06 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 25-07-2026,22:37 WIB
Wajah Baru Way Kambas Mulai Terlihat, Deputi Setpres Pastikan Konservasi Gajah dan Wisata Berjalan
Sabtu 25-07-2026,20:52 WIB
SEGSS Mulai Rehabilitasi 15 Hektare Kawasan Terdegradasi Di TNBBS
Sabtu 25-07-2026,21:03 WIB
Pernyataan Bersama Organisasi Pers dan Jurnalis: Desak Prabowo Minta Maaf Sebut Wartawan Londo Ireng
Sabtu 25-07-2026,22:46 WIB
IJTI Tegas Tolak Pelabelan 'Londo Ireng'; Pers Bukan Musuh Negara, Melainkan Pilar Demokrasi
Minggu 26-07-2026,15:07 WIB
Kenali Hepatitis Sejak Dini, PAPDI Lampung Ajak Masyarakat Lindungi Hati Lewat Edukasi dan Pemeriksaan Gratis
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:07 WIB
Kenali Hepatitis Sejak Dini, PAPDI Lampung Ajak Masyarakat Lindungi Hati Lewat Edukasi dan Pemeriksaan Gratis
Sabtu 25-07-2026,22:46 WIB
IJTI Tegas Tolak Pelabelan 'Londo Ireng'; Pers Bukan Musuh Negara, Melainkan Pilar Demokrasi
Sabtu 25-07-2026,22:37 WIB
Wajah Baru Way Kambas Mulai Terlihat, Deputi Setpres Pastikan Konservasi Gajah dan Wisata Berjalan
Sabtu 25-07-2026,21:03 WIB
Pernyataan Bersama Organisasi Pers dan Jurnalis: Desak Prabowo Minta Maaf Sebut Wartawan Londo Ireng
Sabtu 25-07-2026,20:52 WIB