1.276 SPPG Disuspend, 654 Diberi Waktu 7 Hari atau Ditutup Permanen
Pernyataan BGN Mengenai Program MBG-Badan Gizi Nasional-Instagram
JAKARTA, RADARTVNEWS.COM – Ribuan dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) kini berada dalam pengawasan ketat Badan Gizi Nasional (BGN). Sebanyak 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara karena belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Tak hanya menghentikan operasional sementara, BGN juga mengusulkan penutupan permanen terhadap 654 SPPG yang masuk kategori kritis. SPPG tersebut diberi waktu tujuh hari untuk memenuhi ketentuan yang ditetapkan sebelum keputusan penutupan permanen diberlakukan.
Langkah tersebut diambil BGN berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan terhadap pemenuhan persyaratan higiene dan sanitasi SPPG. BGN menegaskan, standar tersebut berkaitan langsung dengan keamanan makanan yang diterima para penerima manfaat Program MBG.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengatakan keselamatan penerima manfaat menjadi prioritas dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kesehatan dan keselamatan penerima manfaat adalah prioritas utama. Kami tidak akan berkompromi terhadap standar kebersihan dan sanitasi. SLHS bukan sekadar persyaratan administratif, tetapi bagian penting untuk memastikan proses penyediaan makanan memenuhi standar higiene dan sanitasi,” ujar Ketut.
654 SPPG Masuk Kategori Kritis
Dari total 1.276 SPPG yang dihentikan sementara, BGN mencatat 821 SPPG masih berada dalam proses pendaftaran SLHS.
Sementara itu, 447 SPPG telah melakukan pendaftaran, tetapi belum memenuhi persyaratan dan kelayakan yang ditetapkan. Adapun delapan SPPG lainnya belum terkonfirmasi status SLHS-nya.
Khusus terhadap 654 SPPG yang masuk kategori kritis, Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan BGN telah mengusulkan kepada pimpinan BGN agar unit-unit tersebut ditutup secara permanen apabila tidak memenuhi ketentuan dalam waktu tujuh hari.
Ketut mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap SPPG memenuhi standar sebelum kembali menjalankan pelayanan.
BACA JUGA:Enam Pegawai Dapur SPPG Kota Agung Positif Narkoba, Manajemen Langsung Jatuhkan Sanksi PHK
Jawa Jadi Wilayah dengan Suspend Terbanyak
Penghentian sementara 1.276 SPPG tersebar di tiga wilayah. Wilayah II yang mencakup Jawa mencatat jumlah terbanyak dengan 927 SPPG.
Berikut persebarannya:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: badan gizi nasional (bgn)