Di Balik Nikmatnya Kol Goreng, Ada Risiko bagi Kesehatan

Selasa 20-10-2026,11:35 WIB
Reporter : MG - Rahma Chaliva Chairunisa
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM - Kol goreng menjadi salah satu hidangan pendamping yang populer di berbagai tempat makan, terutama sebagai pelengkap ayam goreng dan pecel lele. 

Namun, di balik rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah, konsumsi kol yang digoreng dengan minyak perlu diperhatikan karena berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.

Sejumlah penelitian menyoroti potensi dampak proses penggorengan terhadap kandungan gizi dan pembentukan senyawa tertentu dalam makanan. 

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami risiko konsumsi kol goreng agar dapat menentukan pilihan makanan yang lebih sehat.

Bahaya Kol Goreng bagi Kesehatan, Mitos atau Fakta?

Anggapan bahwa bahaya kol goreng hanya sebatas mitos tidak sepenuhnya tepat. 

Proses penggorengan dapat memengaruhi kandungan gizi makanan, terutama jika menggunakan minyak secara berulang atau pada suhu yang terlalu tinggi. 

Kondisi tersebut berpotensi memicu terbentuknya senyawa tertentu yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Memahami proses yang terjadi selama penggorengan dapat membantu masyarakat lebih bijak dalam memilih makanan sehari-hari.

BACA JUGA:Jarang Diketahui, Ini Dia Manfaat Wortel Ungu bagi Kesehatan Tubuh

Pembentukan Senyawa Selama Proses Penggorengan

Ketika kol digoreng menggunakan minyak panas, terjadi perubahan pada kandungan lemak dan komposisi makanan. 

Penggunaan minyak secara berulang juga dapat memicu reaksi kimia yang menghasilkan senyawa hasil degradasi minyak.

1. Lemak Jenuh dan Lemak Trans

Penggunaan minyak goreng berulang atau pemanasan minyak pada suhu tinggi dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh dan lemak trans dalam kol. Kedua jenis lemak ini diketahui meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Kategori :