Lewat Busana Adat di Lahan Hangus, Seniman Sentil Persoalan Kebakaran

Lewat Busana Adat di Lahan Hangus, Seniman Sentil Persoalan Kebakaran

Karya seni yang menampilkan busana adat di atas lahan hangus menjadi bentuk kritik terhadap kebakaran sekaligus pengingat akan dampak kerusakan lingkungan.--Photo: Instagram @wortifyd

RADARTVNEWS.COM - Sebuah karya seni yang menyuarakan kritik terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi dan Palembang menjadi sorotan setelah ramai beredar di media sosial.

Karya tersebut menampilkan sekelompok perempuan mengenakan busana adat berwarna merah dan masker hitam. 

Mereka terlihat berbaris di atas lahan bekas terbakar yang diselimuti kabut asap.

Selain itu, terdapat foto seorang penari dengan riasan bernuansa emas yang mengenakan masker gas. 

Perpaduan busana tradisional dan alat pelindung pernapasan tersebut menghadirkan gambaran kontras antara keindahan budaya dan ancaman pencemaran udara akibat karhutla.

Unggahan itu juga disertai pertanyaan yang mempertanyakan apakah suara dan aspirasi masyarakat akan didengar jika disampaikan melalui keindahan sebuah karya seni.

BACA JUGA:Dari Film Pertama hingga Out of the Further, Ini Chapter Insidious yang Paling Bikin Merinding

Pesan tersebut menjadi sorotan karena karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah terdampak asap.

Karya seni itu hadir di tengah kondisi kabut asap yang dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera. 

Pada Jumat (9/10/2026) pagi, indeks kualitas udara di Kota Jambi tercatat mencapai 318, sedangkan wilayah Talang Betutu, Palembang, mencapai 381.

Angka tersebut menunjukkan kondisi kualitas udara yang sangat buruk. 

Jika menggunakan skala Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Indonesia, angka di atas 300 termasuk kategori berbahaya bagi kesehatan.

Paparan asap karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, iritasi mata, serta memperburuk kondisi kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan.

Di sisi lain, upaya pemadaman kebakaran juga menghadapi tantangan, terutama di kawasan rawa gambut yang berada di wilayah perbatasan Jambi dan Sumatera Selatan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: instagram @wordtify

Berita Terkait