Perubahan pola konsumsi membuat makanan yang memiliki tampilan menarik dan mudah dibagikan melalui media sosial lebih cepat dikenal. Makanan baru dapat menjadi tren hanya dalam waktu singkat ketika muncul berulang kali di berbagai platform digital.
Sementara itu, jajanan tradisional seperti gandasturi lebih banyak bertahan melalui pasar tradisional, penjual makanan lokal, dan resep yang diwariskan dalam keluarga.
Akibatnya, persoalannya bisa dimulai dari hal yang sederhana: anak muda mungkin tidak menolak gandasturi, tetapi mereka belum tentu mengenalnya.
Padahal, ketika sebuah makanan tidak lagi dikenal oleh generasi berikutnya, pengetahuan mengenai bahan, teknik memasak, hingga cita rasa yang melekat pada makanan tersebut juga berisiko semakin jarang diwariskan.
Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Bagi yang penasaran seperti apa rasa gandasturi, jajanan ini sebenarnya cukup sederhana untuk dibuat.
Bahan Isian
-250 gram kacang hijau