RADARTVNEWS.COM - Di era media sosial, definisi cantik semakin mudah ditemukan, tetapi juga semakin sulit dicapai. Kulit mulus tanpa noda, tubuh langsing, wajah simetris, hingga fitur tertentu kerap ditampilkan sebagai gambaran kecantikan yang ideal. Tanpa disadari, paparan tersebut membentuk standar yang kemudian dijadikan tolok ukur oleh banyak orang dalam menilai penampilan diri.
Standar kecantikan sebenarnya bukan hal baru. Setiap zaman dan budaya memiliki definisi cantik yang berbeda-beda. Namun, perkembangan media sosial membuat standar tersebut menyebar lebih cepat dan menjangkau lebih banyak orang. Algoritma platform digital terus menampilkan wajah dan penampilan yang serupa, sehingga muncul kesan bahwa hanya ada satu bentuk kecantikan yang dianggap ideal. Fenomena ini tidak hanya memengaruhi cara masyarakat memandang orang lain, tetapi juga cara seseorang memandang dirinya sendiri. Banyak orang mulai membandingkan wajah maupun bentuk tubuhnya dengan figur publik, influencer, atau konten yang telah melalui proses penyuntingan. Akibatnya, rasa percaya diri dapat menurun karena merasa tidak memenuhi standar yang terus ditampilkan. American Psychological Association (APA) menjelaskan bahwa paparan terhadap citra tubuh yang ideal di media dapat memengaruhi body image dan meningkatkan kecenderungan seseorang untuk membandingkan dirinya dengan orang lain. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menekankan bahwa kesehatan mental berkaitan erat dengan bagaimana seseorang menerima dan menghargai dirinya sendiri. Di sisi lain, media sosial juga mulai menghadirkan gerakan yang mendorong penerimaan diri, seperti body positivity dan body neutrality. Kedua gerakan tersebut mengajak masyarakat untuk melihat tubuh bukan semata dari penampilan, tetapi juga dari fungsi dan kesehatan yang dimilikinya. Meski demikian, perjalanan menuju penerimaan diri tentu tidak mudah, terutama ketika standar kecantikan terus berubah mengikuti tren. BACA JUGA:Penelitian Ungkap Pria Lebih Mengutamakan Sifat Baik daripada Kecantikan Perlu dipahami bahwa merawat diri dan ingin tampil menarik bukanlah sesuatu yang salah. Namun, ketika keinginan tersebut berubah menjadi tekanan untuk selalu memenuhi ekspektasi orang lain, dampaknya dapat memengaruhi kesehatan mental maupun kualitas hidup seseorang. Pada akhirnya, kecantikan tidak dapat diukur hanya melalui satu standar. Setiap individu memiliki karakteristik, warna kulit, bentuk tubuh, dan wajah yang berbeda. Di tengah derasnya arus media sosial, penting bagi masyarakat untuk menyadari bahwa apa yang terlihat di layar belum tentu mencerminkan kenyataan. Membangun rasa percaya diri dan menerima diri sendiri menjadi langkah yang tidak kalah penting dibandingkan mengejar standar kecantikan yang terus berubah.Standar Kecantikan di Era Media Sosial, Ini Penjelasannya!
Jumat 07-08-2026,14:14 WIB
Reporter : MG - Nadia Istikomah
Editor : Jefri Ardi
Kategori :
Terkait
Jumat 07-08-2026,14:14 WIB
Standar Kecantikan di Era Media Sosial, Ini Penjelasannya!
Rabu 29-07-2026,14:54 WIB
Mikroplastik Sudah Ditemukan dalam Tubuh Manusia, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?
Rabu 22-07-2026,14:02 WIB
Fenomena Self-Diagnosis di Media Sosial: Edukasi atau Justru Berbahaya?
Rabu 08-07-2026,14:40 WIB
WHO Soroti Wabah Ebola di Kongo yang Terus Meluas, Fasilitas Kesehatan Mulai Kewalahan
Senin 29-06-2026,22:13 WIB
Gelombang Panas Eropa Berdampak pada Lebih dari 1.300 Warga, Ini Penyebabnya
Terpopuler
Senin 10-08-2026,19:24 WIB
Banggakan Tanah Air, 5 Mahasiswa Indonesia Raih Prestasi di Ajang Matematika Internasional
Senin 10-08-2026,20:58 WIB
Setahun 13 Jabatan Eselon II Lamtim Masih Kosong, Ini Jawaban Sekdakab
Senin 10-08-2026,20:53 WIB
Mahkota Tak Tergoyahkan, MU Tahan PSG 1-1 dalam Duel Sengit di Gothenburg
Senin 10-08-2026,21:06 WIB
Mau Menyeberang Bakauheni-Merak? Ini Jadwal Kapal Dalom 1 Selama Agustus 2026
Senin 10-08-2026,23:36 WIB
Gempa M 7,4 Guncang Chocó Kolombia, Getaran Capai MMI VII-VIII
Terkini
Selasa 11-08-2026,13:18 WIB
Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 62 Sosialisasi Remaja Hebat Bebas Narkoba SMP Kartikatama
Selasa 11-08-2026,13:10 WIB
Pererat Kolaborasi & Kampanyekan Hidup Sehat, Kelompok 80 KKL-PPM Universitas Malahayati Gelar Senam
Selasa 11-08-2026,12:41 WIB
Soekarno Cup 2026 Digelar di Surabaya, 400 Talenta U-17 Siap Unjuk Kemampuan
Selasa 11-08-2026,11:45 WIB
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Siap Hiasi Langit, Indonesia Hanya Bisa Menyaksikan Secara Online
Selasa 11-08-2026,11:17 WIB