Benarkah Makan Banyak Telur Bisa Bikin Bisulan? Ini Faktanya

Jumat 15-05-2026,10:06 WIB
Reporter : MG Ardhia Nareen Cahya Sandrin
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM – “Jangan kebanyakan makan telur, nanti bisulan.”

Kalimat seperti ini mungkin pernah didengar banyak orang sejak kecil. Tidak sedikit yang akhirnya takut makan telur terlalu sering karena percaya makanan tersebut dapat memicu munculnya bisul pada kulit.

Mitos ini sudah lama beredar di masyarakat dan terus dipercaya secara turun-temurun. Apalagi, sebagian orang merasa bisul muncul setelah mengonsumsi telur dalam jumlah banyak sehingga keduanya sering dianggap saling berkaitan.

Padahal secara medis, bisul bukan disebabkan oleh telur. Bisul merupakan infeksi kulit yang umumnya terjadi akibat bakteri Staphylococcus aureus.

Infeksi tersebut muncul ketika bakteri masuk ke folikel rambut atau kelenjar minyak di kulit hingga menyebabkan benjolan merah berisi nanah yang terasa nyeri.

Karena itu, penyebab utama bisul lebih berkaitan dengan kebersihan kulit, daya tahan tubuh yang menurun, gesekan pada kulit, hingga kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes.

Karena sudah lama dipercaya, banyak orang langsung menyalahkan telur ketika muncul bisul setelah mengonsumsinya. Padahal, bisul biasanya tidak muncul secara instan dan sering kali berkaitan dengan infeksi bakteri yang sudah berkembang sebelumnya.

BACA JUGA:Banyak Orang Percaya Nanas Berbahaya untuk Ibu Hamil, Benarkah?

Sementara itu, telur justru dikenal sebagai salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Telur mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, vitamin D, vitamin B12, selenium, dan kolin yang dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga kesehatan.

Meski demikian, sebagian orang mungkin merasa tubuh menjadi lebih “panas” setelah mengonsumsi makanan tertentu, termasuk telur. Anggapan inilah yang membuat telur sering dikaitkan dengan munculnya bisul di masyarakat.

Pada beberapa kasus, orang yang memiliki alergi telur memang dapat mengalami reaksi tertentu seperti gatal, ruam, atau iritasi kulit setelah mengonsumsinya. Namun kondisi tersebut berbeda dengan bisul karena bukan disebabkan oleh infeksi bakteri.

Dengan demikian, makan telur bukan penyebab utama bisulan. Menjaga kebersihan tubuh, pola hidup sehat, dan daya tahan tubuh justru lebih berpengaruh untuk membantu mencegah munculnya bisul. (*)

 

Kategori :