Perjalanan Panjang Sejarah Islam hingga Menyebar ke Seluruh Dunia

Kamis 12-03-2026,14:00 WIB
Reporter : MG Tiara Anjelita Fernanda
Editor : Reki. M

RADARTVNEWS.COM - Sejarah Islam merupakan perjalanan panjang yang dimulai dari jazirah Arab pada abad ke-7 hingga akhirnya berkembang menjadi salah satu peradaban besar di dunia.

Perjalanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyebaran agama, tetapi juga perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, politik, dan peradaban yang memberikan pengaruh besar terhadap dunia.

Sejarah Islam bermula dari kelahiran Nabi Muhammad SAW pada hari Senin, 12 Rabiul Awal Tahum Gajah di kota Makkah, yang berada di wilayah Arabian Peninsula. Nabi Muhammad berasal dari suku Quraisy, suku yang memiliki kedudukan penting di Mekkah.

Pada masa itu, masyarakat Arab hidup dalam masa yang dikenal sebagai zaman jahiliyah, yaitu masa ketika penyembahan berhala, peperangan antarsuku, serta ketidakadilan sosial masih sering terjadi.

Ketika berusia 40 tahun, Nabi Muhammad menerima wahyu pertama dari Allah melalui malaikat Jibril di Gua Hira. Peristiwa ini menandai awal dari turunnya kitab suci Qur'an dan dimulainya dakwah Islam.

Menurut berbagai sumber sejarah Islam, Nabi Muhammad mulai mengajarkan ajaran tauhid, yaitu menyembah hanya kepada Allah dan meninggalkan penyembahan berhala.

BACA JUGA: Qarun: Orang Kaya di Telan Bumi Karena Kesombongannya

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, dakwah Nabi Muhammad pada awalnya dilakukan secara sembunyi-sembunyi selama beberapa tahun sebelum akhirnya dilakukan secara terbuka kepada masyarakat Mekkah.

Pada masa awal dakwah, Nabi Muhammad dan para pengikutnya mengalami berbagai tekanan dan penindasan dari kaum Quraisy. Banyak umat Islam yang disiksa bahkan diusir karena mempertahankan keyakinannya.

Kondisi tersebut akhirnya membuat Nabi Muhammad memutuskan untuk melakukan hijrah atau pindah dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 M.

Peristiwa hijrah ini menjadi sangat penting dalam sejarah Islam karena dijadikan sebagai awal penanggalan kalender Hijriyah.

Di Madinah, Nabi Muhammad berhasil membangun masyarakat yang lebih tertata dengan sistem sosial, politik, dan keagamaan yang kuat. Di kota ini pula Nabi Muhammad menyatukan berbagai suku dan kelompok masyarakat.

Dilansir dari buku The Sealed Nectar karya Safiur Rahman Mubarakpuri, di Madinah Nabi Muhammad tidak hanya berperan sebagai pemimpin agama, tetapi juga sebagai pemimpin politik dan sosial yang membangun masyarakat Islam pertama.

Nabi Muhammad wafat pada tahun 632 M di Madinah. Setelah wafatnya Nabi, kepemimpinan umat Islam dilanjutkan oleh para khalifah yang dikenal sebagai Khulafaur Rasyidin. Mereka adalah Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Talib.

Pada masa para khalifah ini, wilayah kekuasaan Islam berkembang sangat pesat hingga meliputi wilayah Persia, Mesir, Suriah, dan sebagian wilayah Bizantium.

Kategori :