Jangan Salah Pilih! Ini Yang Harus Diperhatikan Ketika Memilih Helm

Jumat 27-02-2026,20:45 WIB
Reporter : MG Alfaritsi Hardiansyah
Editor : Reki. M

RADARTVNEWS.COM – Helm adalah salah satu perlengkapan berkendara yang menurut peraturan lalu lintas yang berlaku wajib untuk digunakan. Helm memiliki fungsi untuk melindungi kepala dari berbagai unsur seperti debu, kerikil, maupun benturan ketika terjadi kecelakaan.

Karena helm menyangkut keselamatan berkendara, pemilihan helm ketika berkendara tidak boleh sembarangan. Banyak helm yang beredar di pasaran tidak sesuai dengan standar yang berlaku, hal ini sangat tidak direkomendasikan karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Berikut hal yang harus diperhatikan ketika memilih helm untuk berkendara:

1. Sertifikasi Keselamatan

Setiap helm yang dijual ke pasaran harus melalui proses uji coba oleh lembaga yang bersangkutan untuk menguji kekuatan helm. Setiap Helm yang lulus dari uji kekuatan tersebut akan mendapat sertifikasi keamanan yang dapat dilihat pada bagian belakang helm.

Untuk penggunaan sehari-hari, setidaknya helm harus memiliki sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) karena sertifikasi ini adalah sertifikasi yang paling umum dan cukup terjangkau harganya.

Pada pemakaian helm yang lebih intens seperti penggunaan di sirkuit atau jarak jauh (touring) direkomendasikan helm dengan sertifikasi internasional, Seperti DOT (Department of Transportation) dari Amerika atau ECE (Economic Commission for Europe) dari Eropa.

Sertifikasi tersebut lebih direkomendasikan karena pengujian yang lebih intens dengan standar yang lebih tinggi. Namun untuk mendapat sertifikasi tersebut dibutuhkan biaya lebih sehingga sertifikasi tersebut biasa ada pada helm premium.

2. Jenis Helm

Helm memiliki banyak jenis dengan bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Namun terdapat 2 jenis helm yang paling umum beredar di pasaran, yaitu helm full face dan half face.

Untuk pemakaian sehari-hari helm half face lebih direkomendasikan karena bobotnya yang ringan, hal ini dikarenakan bagian wajah pengguna hanya dilindungi oleh kaca.

Namun menggunakan helm falf face memiliki resiko cidera di bagian wajah jika terjadi kecelakaan, sehingga tidak direkomendasikan untuk penggunaan yang berat.

Helm full face umumnya dipakai untuk penggunaan yang lebih berat seperti pada motor sport dan penggunaan sirkuit (balapan dan track day). Helm full face lebih berat karena cangkang helm melindungi bagian dagu dan mulut pengguna, sehingga lebih aman jika terjadi benturan.

Helm full face sangat aman untuk digunakan sehari-hari, namun tidak praktis karena bobotnya yang berat.

3. Sistem penguncian

Helm umumnya memiliki sistem penguncian dengan DD (Double D) ring atau microlock yang memiliki fungsi masing-masing. Penguncian DD ring adalah yang paling aman karena penguncian ini tidak mudah untuk dilepas jika terjadi benturan keras. Namun karena sulit untuk dilepas dan dipasang, penguncian ini tidak banyak dilirik oleh kebanyakan pengguna jalan.

Sistem microlock adalah sistem penguncian yang paling umum digunakan karena pemasangannya yang sangat simple. Tetapi umumnya sistem ini tidak sekokoh DD ring sehingga dapat mudah terlepas ketika terbentur.

Helm bukan hanya sekedar alat keselamatan berkendara, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukan jati diri kita. Setiap jenis helm memiliki bentuk yang unik dan memiliki karakternya sendiri. Pilih lah helm yang sesuai dengan kepribadian anda, tetapi usahakan untuk memilih helm dengan kualitas terbaik. Karena nyawa anda adalah yang paling penting. (*)

Kategori :