Ban Eco Bikin Irit BBM, Tapi Benarkah Lebih Cepat Aus? Ini Faktanya!

Jumat 27-02-2026,14:19 WIB
Reporter : MG Septian Hidayat
Editor : Reki. M

RADARTVNEWS.COM - Ban merupakan komponen vital dalam sistem pergerakan kendaraan. Tanpa ban, tenaga yang dihasilkan mesin tidak akan pernah tersalurkan ke permukaan aspal.

Di pasaran, terdapat berbagai jenis ban, salah satunya adalah ban Eco atau yang dikenal juga sebagai ban berteknologi low rolling resistance (LRR).

Ban Eco dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan cara meminimalkan hambatan gulir atau rolling resistance.

Secara teknis, rolling resistance adalah  gaya hambat yang muncul karena deformasi ban saat bersentuhan dengan permukaan jalan. Semakin besar hambatannya, semakin besar pula energi yang dibutuhkan mesin untuk menggerakkan kendaraan.

Dengan menekan hambatan gulir, ban Eco membuat mobil membutuhkan tenaga lebih kecil untuk melaju. Efeknya, konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Inilah alasan mengapa ban jenis ini banyak digunakan pada kendaraan harian dan mobil ramah lingkungan. 

Sejumlah produsen global seperti Continental, Michelin, Goodyear, dan Bridgestone bahkan telah mengembangkan teknologi kompon khusus untuk menyeimbangkan efisiensi energi dengan standar keselamatan berkendara.

Lantas, apa yang membedakan ban Eco dengan ban konvensional?

Pertama, dari sisi rolling resistance. Ban Eco memiliki koefisien hambatan gulir yang lebih rendah dibandingkan ban biasa. Artinya, energi yang terbuang akibat gesekan dengan aspal lebih kecil, sehingga performa efisiensi bahan bakar meningkat.

Kedua, komposisi material. Ban Eco umumnya menggunakan campuran silika lebih tinggi dalam kompon karetnya. Silika membantu mengurangi panas berlebih saat ban berputar serta menjaga elastisitas tapak. Selain lebih efisien, material ini juga mendukung proses produksi yang lebih ramah lingkungan.

Ketiga, desain tapak (tread pattern). Ban Eco biasanya memiliki pola alur yang lebih simpel dengan blok tapak yang dirancang untuk meminimalkan deformasi saat bergulir. Desain ini mendukung efisiensi, meskipun konsekuensinya daya cengkeram atau grip bisa sedikit berbeda dibandingkan ban performa tinggi.

Namun, anggapan bahwa ban Eco tidak aman sepenuhnya tidak tepat. Setiap produk yang beredar telah melalui serangkaian uji keselamatan, termasuk uji pengereman, traksi di jalan basah, serta stabilitas pada kecepatan tinggi.

Produsen tentu tidak akan mengorbankan faktor keselamatan demi efisiensi semata.Dari sisi kenyamanan, ban Eco umumnya memiliki struktur dinding samping (sidewall) yang lebih rigid guna menjaga stabilitas dan efisiensi kontak dengan permukaan jalan. Karakter ini dapat memengaruhi sensasi berkendara, terutama dalam meredam getaran.

Jadi, apakah ban Eco lebih cepat aus? Tidak selalu. Tingkat keausan sangat bergantung pada gaya berkendara, kondisi jalan, tekanan angin, serta perawatan rutin. Jika digunakan sesuai spesifikasi, ban Eco tetap dapat memberikan usia pakai optimal sekaligus membantu menekan konsumsi bahan bakar.

Pada akhirnya, pemilihan ban sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan dan karakter penggunaan. Jika prioritasnya efisiensi dan mobilitas harian, ban Eco bisa menjadi opsi rasional tanpa harus mengorbankan faktor keselamatan. (*)

Kategori :