Menjemput Ramadhan dengan Persiapan, Bukan Sekadar Harapan, Ini Amalan yang Penting Dilakukan

Rabu 11-02-2026,12:31 WIB
Reporter : Ardi Joe
Editor : Jefri Ardi

5. Latihan Puasa Sejak Syakban

Jangan biarkan tubuh “kaget” saat Ramadan tiba.

Nabi Muhammad SAW memperbanyak puasa di bulan Syakban sebagai latihan. Metabolisme disiapkan, mental dibiasakan.

UAH bahkan mengisahkan dengan nada ringan tentang seorang mantan preman yang baru tobat menjelang Ramadan. Karena tak terbiasa puasa, emosinya masih meledak-ledak saat melihat rumah makan buka siang hari. Tobat memang proses, dan proses butuh pembiasaan.

Ramadan bukan perubahan instan. Ia hasil latihan.

Ramadan Butuh Agenda, Bukan Euforia

UAH mengingatkan: tanpa perencanaan, ibadah akan berantakan.

Siapkan dari sekarang:

• Target khatam berapa kali?

• Tafsir apa yang akan dipelajari?

• Program sedekah bulanan berapa?

• Apakah ada hafalan baru?

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar. Ia tentang mengatur hidup.

Karena ayat tentang puasa ditutup dengan satu kata penting: la’allakum tattaqun — agar kalian menjadi bertakwa.

Itu bukan jaminan. Itu harapan.

Dan harapan hanya akan menjadi nyata jika disambut dengan kesungguhan.

Kategori :