Menjemput Ramadhan dengan Persiapan, Bukan Sekadar Harapan, Ini Amalan yang Penting Dilakukan

Rabu 11-02-2026,12:31 WIB
Reporter : Ardi Joe
Editor : Jefri Ardi

Infak bahkan bisa 700 kali lipat, sebagaimana disebut dalam Al-Baqarah ayat 261.

“Kalau cuma kerja kumpulin harta, apa bedanya dengan yang tidak beriman?” sindir beliau.

Ramadan adalah puncaknya. Tapi latihannya dimulai sekarang.

BACA JUGA:Puasa Tetap Produktif? Ini Kebiasaan Kecil yang Bisa Dicoba Anak Muda

2. Qiraah: Perbanyak Bacaan, Tapi Perbaiki Kualitas

Amalan berikutnya adalah interaksi dengan Al-Qur’an.

UAH membaginya menjadi tiga:

Qiraah (membaca), Tilawah (memahami), dan Tahfidz (menghafal).

Langkah pertama: perbaiki bacaan.

Jangan mengejar khatam tapi tajwid berantakan. Belajar dulu membaca dengan benar. Menariknya, dalam hadis riwayat Tirmidzi, orang yang terbata-bata membaca Al-Qur’an justru mendapat dua pahala: pahala bacaan dan pahala perjuangan.

Setiap huruf bernilai 10 pahala.

Di bulan Ramadan? Dikalikan lagi.

Bayangkan satu ayat bisa menutup puluhan dosa.

Tak heran, Nabi Muhammad SAW minimal mengkhatamkan Al-Qur’an sekali setiap Ramadan. Imam Syafi’i bahkan dua kali sehari selama Ramadhan.

Pertanyaannya bukan “mampu atau tidak”, tapi “mau atau tidak”.

3. Tilawah: Bukan Hanya Dibaca, Tapi Dipahami

Kategori :