Waspada Konsumsi Makanan Manis Berlebihan, Ancaman Diam-Diam bagi Kesehatan

Senin 02-02-2026,20:38 WIB
Reporter : MG Reyna Regizta Bara Trimelia
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM - Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis kerap dianggap hal sepele dalam kehidupan sehari-hari. Rasa manis sering diasosiasikan dengan kenikmatan, pelepas penat, hingga teman setia saat berkumpul bersama keluarga atau rekan kerja. Namun di balik rasa yang menggugah selera tersebut, konsumsi gula secara berlebihan menyimpan risiko kesehatan yang tidak bisa dipandang remeh.

Saat ini, makanan manis semakin mudah dijumpai dalam berbagai bentuk. Mulai dari minuman kemasan, kue, permen, hingga sajian kekinian yang banyak digemari masyarakat, terutama kalangan muda. Tanpa disadari, asupan gula harian bisa melampaui batas kebutuhan tubuh. Kondisi ini menjadi perhatian karena dampaknya tidak selalu dirasakan secara langsung, melainkan muncul perlahan seiring waktu.

Tubuh manusia sebenarnya membutuhkan gula sebagai sumber energi. Namun, ketika jumlahnya berlebihan, gula yang tidak terpakai akan disimpan dalam bentuk lemak. Akibatnya, berat badan berpotensi meningkat dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Tidak sedikit orang yang merasa sehat-sehat saja, padahal di dalam tubuhnya sudah terjadi ketidakseimbangan metabolisme akibat pola makan tinggi gula.

Salah satu dampak yang kerap dikaitkan dengan konsumsi makanan manis berlebihan adalah meningkatnya risiko gangguan kadar gula darah. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, tubuh dapat mengalami penurunan sensitivitas terhadap insulin. Dalam jangka panjang, hal tersebut berpotensi memicu penyakit kronis yang memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Benarkah Makanan Manis Bisa Meningkatkan Mood Saat Haid? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi makanan manis juga berpengaruh terhadap kesehatan gigi. Sisa gula yang menempel pada gigi dapat menjadi pemicu pertumbuhan bakteri, yang kemudian menyebabkan gigi berlubang dan masalah mulut lainnya. Kondisi ini sering kali terjadi tanpa disadari, terutama pada anak-anak dan remaja yang gemar mengonsumsi makanan ringan manis.

Tidak hanya berdampak pada fisik, konsumsi gula berlebih juga dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. Beberapa orang mengeluhkan tubuh menjadi mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga mengalami perubahan suasana hati setelah terlalu sering mengonsumsi makanan manis. Hal ini menunjukkan bahwa pola makan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh dan aktivitas sehari-hari.

Menyadari berbagai risiko tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi. Mengurangi porsi makanan manis, memperbanyak konsumsi air putih, serta memilih camilan yang lebih alami seperti buah-buahan dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan. Membiasakan diri membaca komposisi makanan juga penting agar asupan gula dapat terkontrol dengan baik.

BACA JUGA:Tingginya Konsumsi Makanan Manis Picu Kekhawatiran Kesehatan Masyarakat

Kewaspadaan terhadap konsumsi makanan manis bukan berarti harus menghindarinya sepenuhnya. Kuncinya terletak pada pengendalian dan keseimbangan. Dengan pola makan yang lebih teratur dan kesadaran akan kebutuhan tubuh, masyarakat dapat tetap menikmati makanan favorit tanpa harus mengorbankan kesehatan di masa depan.

Kategori :