RADARTVNEWS.COM - Memakai softlens atau lensa kontak saat tidur sering dianggap hal kecil, apalagi kalau hanya ketiduran sebentar. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan berbagai masalah serius pada kesehatan mata jika dilakukan berulang kali. Saat kita tidur, kondisi mata berbeda dengan saat terjaga. Kelopak mata tertutup, produksi air mata berkurang, dan suplai oksigen ke permukaan mata menjadi lebih sedikit. Dalam keadaan normal saja mata sudah kekurangan oksigen saat tidur, apalagi jika masih tertutup oleh softlens yang menempel langsung di kornea. Akibatnya, kornea tidak mendapatkan cukup oksigen untuk melakukan regenerasi secara optimal.
Salah satu bahaya utama memakai softlens saat tidur adalah meningkatnya risiko infeksi mata. Softlens yang dipakai seharian sudah terpapar debu, kotoran, dan mikroorganisme dari udara maupun tangan. Ketika digunakan terus saat tidur, kuman-kuman tersebut terperangkap di antara softlens dan permukaan mata. Lingkungan yang lembap dan minim oksigen menjadi tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang. Infeksi yang sering terjadi antara lain konjungtivitis yang ditandai dengan mata merah dan berair, serta keratitis atau peradangan pada kornea yang bisa menyebabkan nyeri hebat dan penglihatan kabur. Jika tidak segera ditangani, infeksi ini dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius dan berisiko mengganggu penglihatan secara permanen. Selain infeksi, memakai softlens saat tidur juga dapat menyebabkan mata menjadi sangat kering dan iritasi. Softlens bekerja dengan cara menyerap sebagian cairan alami mata agar tetap lembap saat dipakai. Namun, ketika dipakai terlalu lama, terutama saat tidur, lensa akan terus menyerap cairan mata tanpa adanya produksi air mata yang cukup. Hal ini membuat mata terasa perih, gatal, dan seperti ada benda asing di dalamnya ketika bangun tidur. Banyak orang mengeluhkan mata terasa panas atau sulit dibuka di pagi hari karena permukaan mata terlalu kering akibat pemakaian softlens semalaman. Bahaya lain yang sering tidak disadari adalah risiko terjadinya luka pada kornea. Saat tidur, softlens bisa menempel lebih kuat pada permukaan mata karena kekurangan cairan. Ketika bangun dan mencoba melepasnya secara paksa, lapisan tipis pada kornea dapat tergores. Luka kecil pada kornea mungkin terasa sepele, tetapi sebenarnya sangat menyakitkan dan bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri. Luka ini juga membutuhkan waktu penyembuhan yang tidak singkat dan sering kali memerlukan obat tetes khusus dari dokter mata.BACA JUGA:Efek Tidak Membersihkan Make Up Sebelum Tidur yang Sering Diabaikan Pemakaian softlens saat tidur juga dapat mengganggu kualitas penglihatan. Mata yang sering kekurangan oksigen akan mengalami stres dan iritasi kronis. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan pembengkakan kornea sehingga penglihatan menjadi buram. Beberapa orang mungkin merasakan pandangan kabur setelah bangun tidur dan baru kembali normal setelah beberapa jam. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, gangguan penglihatan bisa menjadi lebih sering dan lebih berat. Selain itu, softlens yang dipakai tidur cenderung menjadi sarang kuman. Karena tidak dilepas dan tidak dibersihkan sesuai prosedur, sisa protein dari air mata, debu, dan kotoran menumpuk di permukaan lensa. Penumpukan ini tidak hanya membuat softlens kurang nyaman dipakai, tetapi juga meningkatkan risiko iritasi dan infeksi saat digunakan kembali keesokan harinya. Softlens yang seharusnya bersih justru berubah menjadi media penempelan bakteri yang berbahaya bagi mata. Secara umum, kebiasaan tidur memakai softlens lebih banyak membawa dampak negatif dibandingkan manfaatnya. Walaupun terlihat praktis karena tidak perlu repot melepas dan memasang kembali, risikonya jauh lebih besar. Mata adalah organ yang sangat sensitif dan membutuhkan oksigen serta kelembapan yang cukup agar tetap sehat. Menutup permukaannya dengan softlens selama berjam-jam saat tidur berarti menghambat proses alami mata untuk beristirahat dan memperbaiki diri. Memakai softlens saat tidur dapat menyebabkan berbagai masalah seperti infeksi mata, mata kering dan iritasi, luka pada kornea, hingga gangguan penglihatan dalam jangka panjang. Untuk menjaga kesehatan mata, sebaiknya softlens selalu dilepas sebelum tidur, dibersihkan dengan cairan khusus, dan disimpan di tempat yang higienis. Kebiasaan sederhana ini dapat mencegah risiko besar yang mungkin terjadi di kemudian hari. Mata yang sehat akan membuat aktivitas sehari-hari lebih nyaman dan penglihatan tetap optimal.Bahaya! Ini Akibat Jika Soflens di Bawa Tidur
Kamis 29-01-2026,15:49 WIB
Reporter : MG Tiara Angelika Syahrani
Editor : Jefri Ardi
Kategori :
Terkait
Senin 14-09-2026,14:54 WIB
Rahasia Panjang Umur 105 Tahun, Dr. Shigeaki Hinohara Soroti Imun yang Seimbang
Minggu 13-09-2026,11:53 WIB
Sengaja Berpura-pura Tidak Bisa? Kenali Istilah Weaponized Incompetence
Sabtu 12-09-2026,23:17 WIB
Seharian Aktif Bikin Cepat Terlelap, Ini yang Terjadi Saat Tubuh Mulai Tidur
Sabtu 12-09-2026,23:12 WIB
Seharian Aktif Bikin Cepat Terlelap, Ini yang Terjadi Saat Tubuh Mulai Tidur
Jumat 11-09-2026,21:00 WIB
Kenapa Kita Sering Lupa Mimpi Setelah Bangun Tidur?
Terpopuler
Senin 21-09-2026,23:29 WIB
Tujuh Buah yang Bisa Dikonsumsi Saat Sariawan
Senin 21-09-2026,16:01 WIB
Bukan Sekadar Bikin Macet, Ini Alasan Kendaraan Besar Dibatasi Masuk Kota
Senin 21-09-2026,17:40 WIB
Daftar 23 Pemain yang di Panggil John Herdman Untuk FIFA ASEAN Cup, Jay idzes Absen.
Senin 21-09-2026,16:50 WIB
Rumah Seafood Lampung Pilihan Terbaik Hidangan Laut Segar Ala Hong Kong
Senin 21-09-2026,18:19 WIB
ABK KM Rasti Jaya Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang di Perairan Way Seputih
Terkini
Selasa 22-09-2026,13:15 WIB
5 Kuliner yang Dianggap Khas Indonesia, Ternyata Berasal dari Pengaruh Asing
Selasa 22-09-2026,13:10 WIB
Habis Sikat Gigi Jangan Langsung Berkumur, Ternyata Ini Alasannya
Selasa 22-09-2026,12:31 WIB
Siapkan Jas Hujan Ini Daerah yang diprediksi diguyur Hujan di Lampung, Berikut Daftar Daerahnya
Selasa 22-09-2026,12:00 WIB
Detik-detik Dump Truk Rem Blong Tabrak Mobil – Motor dan Lindas Warga Di Jalan Pramuka
Selasa 22-09-2026,11:55 WIB