Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Tercatat 90 Kali Letusan

Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Tercatat 90 Kali Letusan

Gunung Ile Lewotolok di Lembata, NTT, mengalami 90 kali letusan pada Senin (5/10/2026), disertai guguran dan aliran lava.--

RADARTVNEWS.COM - Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), tercatat mengalami 90 kali erupsi selama periode pengamatan pada Senin (5/10/2026). 

Aktivitas vulkanik tersebut juga disertai guguran serta aliran lava yang mengarah ke sektor tenggara.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok, Amirudin Jaafar, menyebut aktivitas erupsi berlangsung di tengah kondisi cuaca cerah hingga mendung. 

Pada periode tersebut, angin bertiup lemah hingga sedang dengan arah bervariasi, yakni utara, timur laut, selatan, dan barat.

"Teramati 90 kali letusan dengan tinggi 100-200 meter dan warna asap putih dan kelabu. Teramati guguran dengan jarak 400-500 meter mengarah ke tenggara. Dan juga gemuruh lemah dan aliran lava mengalir ke sektor tenggara 500 meter dari bibir kawah aktif," kata Amirudin, Selasa (6/9/2026).

BACA JUGA:Dua Pendaki Dievakuasi dari Gunung Gamalama Usai Kebakaran

Selain mencatat puluhan kali letusan, aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok juga ditandai dengan 14 kali guguran dan 122 kali embusan. 

Dari pemantauan kegempaan, petugas turut merekam dua kali tremor nonharmonik, serta gempa tektonik lokal dan gempa tektonik jauh.

Kondisi puncak gunung saat erupsi berlangsung tidak sepenuhnya terlihat karena tertutup kabut. 

Sementara itu, asap kawah terpantau bertekanan lemah hingga sedang dengan intensitas tipis. 

Asap tersebut membumbung sekitar 100-200 meter di atas puncak kawah.

Dengan adanya aktivitas tersebut, masyarakat maupun wisatawan diminta tetap memperhatikan batas aman yang telah ditetapkan. 

Petugas mengingatkan agar tidak ada aktivitas di sekitar kawasan yang masuk dalam radius bahaya Gunung Ile Lewotolok.

"Masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dan 3 km sektor selatan dan tenggara dari pusat aktivitas G. Ile Lewotolok.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: detiknews.com